Pemda Bandung Barat Salurkan Uang Tunai Bagi Warga Korban Tanah Longsor di Desa Pasirlangu Cisarua

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail didampingi Sekretaris Daerah, Ade Zakir Hasyim menyerahkan uang tunai bagi korban tanah longsor dan banjir bandang di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Jumat (16/10). Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menyerahkan bantuan uang tunai untuk relokasi mandiri bagi warga terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang di Desa Pasirlangu, Jumat (16/10).

Pada kesempatan tersebut Jeje mengatakan, sejak awal kejadian bencana, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus berupaya hadir mendampingi masyarakat, mulai dari masa tanggap darurat, rehabilitasi, hingga proses pemulihan dan relokasi.

“Kami menyadari bahwa penanganan pascabencana bukanlah pekerjaan yang mudah. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki pemerintah daerah, tentu ada berbagai tantangan dan kendala yang harus kita hadapi bersama,” kata Jeje.

Jeje menyebut, tidak berhenti pada keterbatasan tersebut Pemda Bandung Barat terus berikhtiar, mencari solusi, dan membangun koordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara bertahap.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama, kepedulian, dan kolaborasi berbagai pihak, berbagai bentuk bantuan dapat terlaksana hingga hari ini. Mulai dari dukungan pemerintah, pemerintah desa, masyarakat, hingga pihak swasta yang turut memberikan perhatian dan bantuan kemanusiaan,” ungkap Jeje.

Jeje mengatakan pula, atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu masyarakat Pasirlangu. Ia menegaskan, kepedulian ini menjadi kekuatan bagi semua pihak untuk terus melanjutkan proses pemulihan.

“Secara khusus, kami menyampaikan terima kasih kepada RANS Entertainment juga Utusan khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi muda dan pekerja seni ( Bapak Raffi Ahmad ) beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan bagi warga terdampak. Kolaborasi seperti inilah yang sangat berarti, karena penanganan bencana membutuhkan kebersamaan dan kepedulian kita semua,” ungkapnya.

“Pada hari ini, kita menyerahkan bantuan relokasi mandiri kepada 32 kepala keluarga, masing-masing sebesar Rp60 juta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu Bapak dan Ibu memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan memberikan kepastian bagi masa depan keluarga,” imbuhnya.

Jeje berharap bantuan ini dimanfaatkan secara bertanggung jawab sesuai peruntukannya, yaitu untuk kebutuhan tanah dan pembangunan atau penyediaan hunian. Ia juga meminta untuk memastikan lokasi tempat tinggal yang dipilih memperhatikan aspek keamanan agar risiko bencana serupa dapat diminimalkan.

“Kepada perangkat daerah terkait, saya meminta agar pendampingan dan koordinasi terus dilakukan, sehingga proses relokasi dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia memastikan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan terus berupaya mengawal proses pemulihan ini sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Pihaknya juga memastikan bahwa masyarakat terdampak mendapatkan pendampingan dan dapat kembali menata kehidupannya dengan lebih baik.

“Saya memahami bahwa proses untuk bangkit setelah bencana membutuhkan waktu dan tidak selalu mudah. Namun, saya percaya dengan semangat gotong royong, kepedulian, serta kolaborasi yang terus kita jaga, masyarakat Pasirlangu mampu melangkah menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

“Semoga bantuan ini memberikan manfaat nyata, menjadi langkah awal untuk memiliki hunian yang aman, serta membawa harapan baru bagi Bapak dan Ibu beserta keluarga,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *