BANDUNGSATU.COM – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengajak semua perangkat dan warga desa untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi agar desa semakin maju, mandiri, produktif, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.
Hal tersebut disampaikan Jeje pada launching Peringatan Hari Desa Nasional tahun 2027 dan Kick Off Liga Desa tahun 2026–2027, di Lapangan Panglejar, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (11/10).
“Melalui momentum hari desa nasional, mari kita perkuat komitmen dan kolaborasi agar desa semakin maju, mandiri, produktif, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya,” tegas Jeje.
Jeje mengungkapkan, desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Di desa, kata Jeje, potensi ekonomi tumbuh, budaya dan kearifan lokal terjaga, serta semangat gotong royong menjadi kekuatan masyarakat.
“Karena itu, kemajuan indonesia harus berjalan seiring dengan kemajuan desa. Pembangunan desa perlu kita dorong secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Jeje.
Jeje mengatakan, di kabupaten bandung barat, desa adalah penggerak pembangunan yang harus diberi ruang untuk tumbuh sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayahnya.
“Selain pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga, penguatan ekonomi desa juga menjadi hal yang sangat penting. Kami mengapresiasi rencana kerja sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan Indonesia Diaspora SME-SMI Export Empowerment & Development (ID SEED) dalam pengembangan produk unggulan desa tematik dan desa ekspor,” tukas Jeje.
Jeje mengungkapkan, Kabupaten Bandung Barat memiliki beragam potensi, mulai dari pertanian, hortikultura, peternakan, pariwisata, hingga produk UMKM dan ekonomi kreatif. Potensi ini perlu dikelola dan dikembangkan agar memiliki nilai tambah, daya saing, serta akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional dan global.
“Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut harus menghasilkan langkah nyata yang membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa,” jelasnya.
“Semangat ini sejalan dengan cita-cita kami dalam mewujudkan bandung barat yang amanah: agamis, maju, adaptif, nyaman, aspiratif, dan harmonis,” imbuh Jeje.
Jeje berharap momentum Peringatan Hari Desa Nasional tahun 2027 dan Kick Off Liga Desa tahun 2026–2027 sebagai penguat komitmen bersama untuk membangun desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Karena ketika desa tumbuh dan berkembang, kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa akan semakin kuat.
“Selamat atas launching peringatan hari desa nasional tahun 2027 dan kick off liga desa tahun 2026–2027. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi desa-desa di seluruh indonesia,” pungkas Jeje. (*)






