Puncak Harsiarda Jabar, Bupati Jeje Percaya Televisi dan Radio Jadi Sumber Informasi yang Akurat dan Anti Hoax

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengapresiasi terselenggaranya Puncak Peringatan Hari Penyiaran Daerah Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, dengan tema “Transformasi Digital Penyiaran, Merawat Nilai Kearifan Lokal Menuju Jawa Barat Istimewa dan Bandung Barat Amanah,” yang bertempat di Plaza Mekarsari, Ngamprah, Sabtu (11/10).

”Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, saya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kehadiran layanan pemeriksaan kesehatan gratis, senam sehat, Gerakan Pangan Murah (Gapura Amanah), serta keterlibatan UMKM juga menunjukkan bahwa kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Jeje.

Jeje mengatakan, di tengah derasnya arus informasi digital, radio dan televisi tetap memiliki peran penting sebagai sumber informasi yang kredibel, sarana edukasi, hiburan yang sehat, sekaligus pengawas sosial. Ketika hoaks dan informasi yang belum terverifikasi mudah tersebar, masyarakat membutuhkan penyiaran yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

”Karena itu, saya mengajak seluruh insan penyiaran untuk terus menjaga kepercayaan publik, mematuhi kode etik dan aturan penyiaran, serta beradaptasi dengan teknologi digital. Manfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas jangkauan siaran, tanpa kehilangan identitas dan kearifan lokal Jawa Barat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga memandang lembaga penyiaran sebagai mitra strategis pembangunan. Melalui kolaborasi yang baik, informasi tentang program pemerintah, layanan publik, potensi wisata, dan produk UMKM dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Atas dasar hal itu, Jeje juga menyampaikan terima kasih kepada KPID Jawa Barat atas upaya pengawasan dan pembinaan untuk mewujudkan siaran yang sehat, ramah anak, dan berkualitas.

”Selamat Hari Penyiaran Daerah Tahun 2026. Mari kita rawat penyiaran yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing; penyiaran yang mengikuti kemajuan zaman, tetapi tetap berpijak pada nilai dan kearifan lokal. Semoga sinergi ini membawa manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Jawa Barat Istimewa dan Bandung Barat Amanah,” pungkas Jeje. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *