BANDUNGSATU.COM – Jelang 27 November, hari ‘H’ Pilkada Serentak, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat, Zaki Mubarok, kembali menegaskan pentingnya pelaksanaan pilkada dan pemilu yang damai, jujur.
Selai itu, Zaki juga menekankan pentingnya Pilkada bebas dari praktik money politik. Menurut Zaki, menjaga integritas demokrasi adalah tanggung jawab bersama agar dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas dan amanah.
“Pilkada dan pemilu bukan hanya sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjadi ujian moral dan nilai demokrasi kita. Mari bersama-sama menolak politik uang karena itu tidak hanya merusak proses demokrasi, tetapi juga melanggar nilai-nilai agama,” ujar Zaki, Senin (25/11)
Zaki juga mengutip dalil agama sebagai pengingat kepada masyarakat untuk menjauhi praktik money politik. Ia menyebutkan firman Allah dalam Al-Qur’an Surat AL-Baqarah Ayat 188, “Wa lā ta’kulū amwālakum bainakum bil-bāṭil wa tudlū bihā ilal-ḥukkāmi lita’kulū farīqam min amwālin-nāsi bil-itsmi wa antu.”
“Ini artinya, dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui,” kata Zaki. (*)






