Kemenangan Jeje – Asep Diwarnai Money Politics yang Mencederai Demokrasi, Didik Menyerah Kalah di Pilkada KBB

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Meski sempat diwarnai dengan dugaan money politics, usai rekapitulasi suara Pilkada Serentak 2024, KPU KBB menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat nomor urut 2, Jeje Ritchie Ismail-Asep Ismail sebagai peraih suara terbanyak.

Pada Sidang Pleno Penetapan Pemenang Pilkada, Rabu (04/12) Pasangan BERJAMAAH (Bersama Jeje-Asep Amanah) itu meraih 341.225 suara. Sementara paslon nomor 1 Didik Agus Triwiyono-Gilang Dirga 165.672 suara, paslon nomor 3 Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat 224.066 suara, paslon nomor 4 Edi Rusyandi-Unjang Asari 137.567 suara, dan paslon nomor 5 Sundaya-Asep Ilyas 43.843 suara.

‘Drama’ terbaru, calon Bupati Bandung Barat nomor urut 1, Didik Agus Triwiyono menyampaikan pandangannya pascapenetapan hasil rekapitulasi Pilkada KBB 2024.

“Saya sampaikan selamat kepada masyarakat Bandung Barat yang telah menentukan pilihannya untuk Bupati-Wakil Bupati KBB lima tahun ke depan, dengan dilandasi berbagai pertimbangannya masing-masing,” ucap Didik, Jumat (06/12).

Selain menyampaikan ucapan selamat pada Paslon )2, Jeje Ismail dan Asep Ismail, Didik menyampaikan pula rasa terima kasihnya kepada partai pengusung pasangan Dilan (Didik-Gilang Dirga), yakni PKS dan Partai Demokrat, tim sukses, para tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Tak lupa ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat KBB yang telah mendukung, berjuang, dan memilih pasangan Didik-Gilang (Dilan) hingga mampu meraih total 165.672 suara.

Diakuinya, ia berlapang dada dengan hasil Pilkada KBB. Namun ia pun mengatakan bahwa berbagai informasi yang menggambarkan masifnya money politics atau politik uang, baik yang secara formal terlaporkan ke Bawaslu maupun yang tidak terlaporkan, menjadi catatan khusus di Pilkada KBB 2024.

“Saya menilainya hal tersebut telah mencederai amanat konstitusi kita untuk berdemokrasi yang jurdil di KBB,” ujarnya.

Penyelenggara Pemilu, KPU, Bawaslu, dan pemangku kepentingan terkait, kata Didik, harus memperhatikan dan menindaklanjuti berbagai kritik, masukan dan keberatan dari berbagai elemen masyarakat KBB terkait pelaksanaan Pilkada.

Sementara kepada paslon yang ditetapkan sebagai pemenang, Jeje Ritchie Ismail-Asep Ismail, ia berharap agar dapat membuktikan kualitasnya sebagai pemimpin di KBB lima tahun ke depan.

“Semoa paslon pemenang bisa membawa KBB menjadi lebih baik sebagaimana cita-cita pemekaran Bandung Barat,” kata Didik. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *