PLN UP3 Cimahi Rayakan HLN Ke-81 Dengan Bantu UMKM

CIMAHI, BANDUNGSATU.COM,– Perayaan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 di lingkungan PLN UP3 Cimahi tak sekadar menjadi ajang mempererat kebersamaan pegawai.

Di balik kompetisi olahraga dan berbagai perlombaan internal, PLN juga menyiapkan bantuan lima gerobak usaha senilai total Rp30 juta untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengembangkan bisnisnya.

Program tersebut menjadi salah satu agenda sosial dalam rangkaian peringatan HLN yang menggabungkan penguatan solidaritas pegawai dengan kepedulian terhadap masyarakat.

Di bidang olahraga, PLN UP3 Cimahi menggelar AYT Cup Football Championship yang mempertemukan delapan tim dari unit layanan di wilayah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Kompetisi ini diikuti sekitar 100 peserta, termasuk pemain cadangan.

Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, mengatakan rangkaian kegiatan HLN ke-81 dirancang untuk membangun kekompakan, memperkuat kolaborasi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kerja di lingkungan PLN.

Hal itu disampaikannya seusai membuka AYT Cup Football Championship di Lapangan Sangkuriang, Kota Cimahi, Kamis (15/10/2026).

Menurut Aryta, perayaan HLN tahun ini tidak hanya diisi pertandingan sepak bola. Sejumlah kegiatan lain turut digelar, mulai dari lomba memasak menggunakan kompor induksi, kompetisi penerapan 5S terkait kebersihan dan kerapian lingkungan kerja, hingga perlombaan kualitas pelayanan pelanggan antarunit.

“Melalui berbagai kegiatan ini, kami ingin membangun kebersamaan sekaligus mendorong setiap unit untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Aryta.

Kompetisi pelayanan menjadi salah satu upaya untuk memacu setiap unit agar terus berinovasi dalam memberikan layanan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan ditutup melalui seremoni bersama pada Jumat (16/10/2026).

Di luar kemeriahan kompetisi, PLN UP3 Cimahi juga menyiapkan program bantuan gerobak usaha bagi lima pelaku UMKM yang membutuhkan sarana untuk menunjang aktivitas perdagangan mereka.

Aryta menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut dijadwalkan diresmikan pada Jumat (16/10/2026), menjelang peringatan puncak HLN pada 27 Oktober 2026.

Setiap gerobak memiliki nilai sekitar Rp6 juta, sehingga total bantuan yang disiapkan mencapai Rp30 juta.

Menariknya, gerobak yang diberikan tidak dibuat dengan desain seragam. Bentuk dan fasilitasnya akan disesuaikan dengan karakteristik usaha masing-masing penerima agar bantuan benar-benar fungsional.

“Kalau usahanya cireng, bentuk gerobaknya disesuaikan untuk berjualan cireng. Begitu juga dengan pedagang mi ayam, kebutuhannya tentu berbeda. Jadi, desainnya menyesuaikan jenis usaha dan kebutuhan penerima,” jelasnya.

Penentuan penerima bantuan dilakukan melalui proses evaluasi dan usulan dari berbagai pihak di lingkungan PLN. Mekanisme tersebut dimaksudkan agar bantuan dapat menjangkau pelaku usaha yang membutuhkan dukungan sarana berdagang.

Program ini diharapkan dapat membantu penerima meningkatkan kenyamanan berjualan, mengembangkan usaha, serta membuka peluang peningkatan pendapatan.

Bagi PLN UP3 Cimahi, peringatan HLN juga menjadi momentum untuk membangun budaya kerja yang lebih solid. Berbagai kegiatan di luar rutinitas kantor memberikan ruang bagi pegawai untuk berinteraksi, bekerja sama, dan memperkuat komunikasi antartim.

Melalui olahraga, lomba kebersihan, kompetisi pelayanan, hingga kegiatan sosial, PLN berupaya menanamkan semangat kolaborasi yang dapat mendukung produktivitas pegawai.

Kekompakan internal tersebut diharapkan turut berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Dengan demikian, peringatan Hari Listrik Nasional tidak hanya menjadi perayaan tahunan bagi insan PLN, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik sekaligus memberikan manfaat n

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *