BANDUNGSATU.COM – Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menghadiri sekaligus meresmikan acara Opening Ceremony “Diburuan Festival Jilid 4” yang dirangkaikan dengan Kick Off Kampung Kreatif Cikandang, di halaman Virageawie, Batujajar, pada Jumat (18/09).
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Virageawie Indonesia, para pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat yang terus konsisten menggerakkan potensi lokal.
Diburuan Festival yang telah memasuki jilid ke-4, serta peluncuran Kampung Kreatif Cikandang, merupakan bukti nyata semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat berbasis kreativitas, sosial, dan kepedulian lingkungan.
Kabupaten Bandung Barat dinilai memiliki potensi seni, budaya, serta kerajinan lokal yang luar biasa, seperti olahan bambu dan ekonomi kreatif. Kegiatan memanfaatkan ruang publik atau “buruan” semacam ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah kolaborasi, ruang ekspresi, sekaligus penggerak roda ekonomi warga sekitar.
Asep ismail berharap kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebagai contoh dan motivasi bagi daerah-daerah lain yang ada di Kabupaten Bandung Barat.
Selain itu giat ini menurutnya bisa mendorong pergerakan ekonomi dan kreativitas warga, giat ini juga diharapkan dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat untuk mempromosikan potensi serta ragam keunggulan KBB ke tingkat yang lebih luas.
Pada kesempatan tersebut, selain peresmian festival, rangkaian acara juga diwarnai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU), Virageawie Indonesia dengan Pusat Kolaborasi Bambu, Virageawie Indonesia dengan Universitas Widyatama dan Virageawie Indonesia dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama
Acara ini turut dihadiri unsur pimpinan BUMN/BUMD, OPD, Pemerintah Desa Cimareme, tokoh masyarakat, Ketua RW 07 Desa Cimareme, beserta keluarga besar Virageawie Indonesia, elemen seniman dan pelaku ekraf, serta mitra strategis dari TJSL ID Survey, ID Survey (Persero), PT KAI, PT Pelindo, PT Surveyor Indonesia, BKI, Pusat Kolaborasi Bambu BRIN, dan Universitas Widyatama. (*)






