BANDUNGSATU.COM – Program Makan Bergizi Gratis diduga menjadi penyebab belasan siswa-siswi SMK Pembangunan Bandung Barat, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, Kabupten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat mengalami keracunan massal.
Para siswa tersebut mengeluhkan gangguan pencernaan hingga sesak napas setelah mengkonsumsi makan siang dari program MBG di sekolahnya, Senin (22/09) siang.
“Betul kang. Jumlahnya tercatat saat ini ada 15 siswa,” ungkap Kapolsek Sindangkerta, Iptu Sholehuddin saat dihubungi, Senin (22/09).
Ke lima belas siswa tersebut mengeluhkan gejala yang nyaris sama, pusing, mual, gangguan pencernaan, hingga lemasnya badan.
Atas gejala tersebut, para siswa dilarikan ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Dari 15 siswa itu, ada 13 siswa yang dirawat di Puskesmas Cipongkor dan 2 siswa harus dirujuk ke RSUD Cililin,” ujar Sholeh.
Sholehuddin mengatakan, jumlah korban keracunan akibat program MBG ini diperkirakan bisa bertambah mengingat siswa yang menyantap makan siang gratis itu lebih dari 15 siswa.
“Kita lihat perkembangannya. Sekarang saya sedang di TKP dulu untuk mengumpulkan keterangan,” pungkasnya. (*)






