BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU. COM – Pasangan Calon Bupati KBB, Hengki Kurniawan dari Pasangan HADE mengunjungi pasar kaget Cilame Permai, Kamis (03/10), sebelumnya hari ini pun pasangan tersebut menggelar sosialisasi di daerah pemilihan 1 Kabupaten Bandung Barat, meliputi Kecamatan Padalarang , Ngamprah dan Saguling.
Di Cilame, Calon Bupati Hengki Kurniawan dari Pasangan HADE pun bersilaturahmi dengan pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Ngamprah, kader dan simpatisan serta warga Kampung Cibuntu RW.09 Cilame, Kecamatan Ngamprah dikediaman Kader PDIP, Sumarna Suryaningkrat.
Setelah itu, Hengki Kurniawan sempat mengikuti senam bersama ibu-ibu di lapangan volly ball Perumahan Cilame Permai, Desa Cilame.
Kehadiran mereka disambut ratusan warga dan para simpatisan Pasangan HADE (Hengki Kurniawan- Ade Sudrajat).
Dijumpai di sela-sela kunjungannya, Hengki mengatakan bahwa dalam setiap sosialisasi, ia menghadiri aktifitas yang beragam dan bukan kegiatan yang sengaja diciptakan.
”Ya biasa, turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi, belanja masalah. Kita lihat kondisi masyarakat KBB dari jalan lingkungannya, kemudian drainase dan juga aspirasi dari masyarakat,” kata Hengki.
”Kalau kegiatannya sih bermacam-macam. Kadang-kadang ada diskusi di rumah warga, ke pasar, hari ini juga setelah ke pasar kita mampir ke ibu-ibu senam. Jadi apa pun kegiatan masyarakat yang sedang berkumpul kita izin untuk bersilaturahmi, sekaligus meminta doa restu,” imbuh Hengki.
Merespon pertanyaan wartawan soal apresiasi atlet KBB yang berlaga di PON agar tidak ‘lari’ ke daerah lain, Hengki mengatakan bahwa yang paling utama harus diperhatikan adalah kesejahteraan atlet, agar mereka termotivasi dan merasa dihargai.
”Sebelum saya selesai masa jabatan kemarin, saya sudah meminta kepada dinas terkait, Dinas Pemuda dan Olahraga untuk membuat disain olahraga Bandung Barat seperti apa. Pemetaannya seperti apa, potensinya seperti apa. Setelah itu terpetakan, lalu berapa besar kebutuhan anggarannya,” jelas Hengki.
Hengki bahkan mengatakan ia telah bersilaturahmi dengan sejumlah perusahaan untuk bisa memanfaatkan CSR perusahaan untuk menjadi bapak asuh para atlet dan siswa-siswi berprestasi.
Hengki juga menaruh perhatian terhadap UMKM, utamanya soal bagaimana UMKM bisa menjalankan usahanya dengan baik tanpa dipusingkan dengan usulan modal.
Ia juga tidak menampik soal seringnya UMKM menghadapi permasalahan modal. Oleh karenanya ia pun akan menghubungkan UMKM dengan sejumlah program bantuan permodalan yang sebenarnya sudah ada sejak ia menjadi Bupati Bandung Barat.
”Sejak kami menjadi Bupati dulu sebetulnya sudah ada program-program bantuan permodalan itu. Nanti jika kami diberi mandat untuk memimpin Bandung Barat program seperti itu akan kami maksimalkan dengan sosialisasi yang masif agar UMKM bisa tahu bagaimana prosedur mendapatkan pinjaman tersebut,”ungkap Hengki.
Dalam kesempatan tersebut Hengki juga mengutarakan alasan kenapa ia senantiasa fokus pada isu UMKM di KBB. Menurutnya fokusnya pada program tersebut, bukan karena Pemda Bandung Barat kurang memperhatikan, namun potensi UMKM di KBB tumbuh sangat pesat, oleh karenanya perlu didorong kemajuannya agar stabil dan terus berkembang.
”Pemda banyak membuat program untuk UMKM, hanya saja perkembangan pertumbuhannya sangat pesat, sehingga dengan pertumbuhan UMKM ini, tentu harus didorong agar tidak layu sebelum berkembang, tapi harus terus maju. Itu sebabnya kami memberi perhatian khusus pada perkembangan dan kemajuan UMKM,” tegas Hengki
”Mimpi kita saat ini ingin menjadikan KBB menjadi pusat logistik nasional dan regional. Investor banyak yang ingin menanam modalnya di sektor ini dan UMKM harus menjadi pendorong dan motor untuk tercapainya mimpi ini,” jelas Hengki. (*)






