Sekda dan Asisten Ekbang KBB Digadang Gadang Akan Menduduki PJ Bupati

Perkantoran Pemda Bandung Barat, Jalan Raya Padalarang - Cisarua KM 2 Mekarsari , Kecamatan Ngamprah. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Jelang berakhirnya masa jabatan Hengki Kurniawan sebagai Bupati Bandung Barat, sejumlah nama mulai ramai diperbincangkan untuk diusulkan menduduki jabatan sebagai Pj Bupati, pada September mendatang.

Seperti diketahui, masa jabatan Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan akan berakhir pada 20 September 2023. Sambil menunggu Pilkada Serentak tahun depan, maka jabatan Bupati akan dipegang oleh pejabat sementara, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kabar yang beredar, dari internal Pemda KBB, sejumlah nama muncul. Di antaranya adalah Sekda KBB Ade Zakir.

Selain Sekda KBB muncul pula nama Asisten Ekonomi Pembangunan KBB, Asep Wahyu. Asep Wahyu digadang-gadang jadi orang kuat untuk menduduki jabatan tersebut.

Sampai saat ini para simpatisan partai yang ada di KBB, tokoh masyarakat dan juga tokoh pemuda mengharapkan pejabat yang satu ini, bisa menjadi Pj Bupati KBB.

Asep Wahyu, mengarungi jabatan di Pemerintahan KBB dari bawah sampai menduduki jabatan eselon dua, diantaranya sebagai Sekwan DPRD KBB, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan perlindungan anak , Kepala Bappelitbangda dan sekarang di Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemda KBB.

Asep Wahyu termasuk pejabat yang senior, informasi yang didapat oleh BandungSatu.com, Asep Wahyu meniti karir dari bawah sebagai guru. Kemudian menjadi Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Batujajar, Kesbang, Badan Ketahanan Pangan. Ia sempat pula menjadi PLT Sekda.

Antara dua pejabat tersebut, banyak suara mengaharapkan kepada Asep Wahyu jadi Pj Bupati Bandung Barat. Ia sangat familiar di kalangan pejabat dan masyarakat. Saat memegang jabatan peting pun ia tetap supel kepada bawahan sehingga menciptakan hubungan yang baik dan akrab.

Menurut Pakar Otonomi Daerah, Djamu Kertabudi untuk Pj Bupati Bandung Barat yang lebih berpeluang adalah pejabat eselon II-a setingkat Asisten , Kepala Badan, Kadis Propinsi Jawa Barat dan Sekretaris Kabupaten Bandung Barat yang belum lama menjabat dan baru dilantik.

Bagaimana dengan asisten , kepala dinas, kepala badan yang saat ini, mulai digadang gadang oleh sementara pihak.
” Sebaiknya jangan terpengaruh karena meskipun berdasarkan Permendagri No. 4 tahun 2023, bahwa persyaratan Pejabat Bupati ini dari ASN yang menjabat pimpinan tinggi pratama ( eselon II-b dan II-a), ” ujar Djamu.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD KBB, Dadan Supardan mengakui, hingga kini belum dibahas rencana nama-nama calon Pj Bupati Badung Barat. Pihaknya berencana baru akan melakukan pembahasan pada akhir Juli 2023.

“Kalau nama-nama yang ramai di warung kopi, ada nama Sekda Ade Zakir, Asisten Ekbang Asep Wahyu, Sekwan Rony Rudiana, sampai Kepala Dinas Sosial Jawa barat Dodo Suhendar. Tapi di dewan sendiri belum ada pembahasan secara resmi, untuk Fraksi Golkar sendiri baru akan dibahas sekitar akhir Juli 2023 ini,” kata Dadan Supardan, Selasa (11/07).

Ia menjelaskan, nama-nama bakal calon Pj Bupati Bandung Barat nantinya akan diusulkan oleh setiap fraksi. Kemudian akan menjadi pembahasan di Badan Musyawarah (Banmus). (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *