BANDUNGSATU.COM,CIMAHI – Aliansi Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SB/SP) Kota Cimahi menggelar aksi deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dan Adhitia Yudhistira di Pilwalkot Cimahi 2024.
Massa buruh itu berasal dari SPN, TKS KSPSI, SBSI 92, FSPMI, FPPB KASBI, dan GOBSI. Mereka bergerak dari kawasan Baros dan menggelar aksi deklarasi di Alun-alun Cimahi, Minggu 11 Agustus 2024 siang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, massa buruh dari SPN, TKS KSPSI, SBSI 92, FSPMI, FPPB KASBI, dan GOBSI bergerak dari kawasan Baros dan tiba di Alun-alun Cimahi pada pukul 10.00 WIB.
“Kami gabungan buruh dari Aliansi SB/SP Kota Cimahi menyatakan dukungan dan mendeklarasikan pasangan Ngatiyana-Adhitia untuk maju pada Pilwalkot Cimahi 2024,” kata Koordinator Aliansi SB/SP Kota Cimahi, Asep Jamaludin kepasa wartawan saat ditemui di Alun-alun Kota Cimahi.
Dia mengatakan, aksi yang dilakukan Aliansi SB/SP Kota Cimahi ini merupakan sikap politik yang didasarkan pada analisis kondisi di Kota Cimahi saat ini. Pasalnya Cimahi membutuhkan pasangan yang mampu menyelesaikan permasalahan di Kota Cimahi.
Misalnya seperti persoalan kesejahteraan rakyat, tingginya angka pengangguran di Cimahi yang mencapai 10,32 persen. Oleh karenanya buruh berharap salah satu calon di Kota Cimahi harus mampu menjadi solusi bagi masyarakat dan juga kaum buruh.
Pihaknya melihat figur Ngatiyana merupakan sosok calon wali kota yang sederhana, baik, jujur, amanah dan membumi. Sedangkan Adhitia adalah figur muda yang pantas memimpin Kota Cimahi dengan talenta dan pemikiran visonernya.
“Adhitia pantas untuk didukung sebagai calon Wakil Wali Kota Cimahi mendampingi Wali Kota Ngatiyana karena punya karakter,” tuturnya.
Pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024 dan menyatakan sikap memilih Ngatiyana-Adithia.
Menurutnya sikap politik para buruh di Cimahi ini murni keinginan masyarakat dan tidak ada komitmen apapun. Sebab buruh sudah bosan dipimpin oleh tiga wali kita Cimahi yang kebetulan bermasalah dengan hukum dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Melihat hal itu maka, kami hari ini menyatakan siap mendukung keduanya, walaupun tidak ada komitmen dengan Ngatiyana-Adithya,” tututnya.
Asep menuturkan, aksi ini merupakan keinginan masyarakat buruh, khususnya untuk mendukung Ngatiyana-Adhitia untuk ikut serta pada Pilkada 2024. Semoga kondisi ini bisa mencerdaskan warga Kota Cimahi untuk tidak memilih cara-cara yang tidak ada komitmennya.
Sementara itu salah seorang peserta aksi deklarasi, Mulyadi (42) mengaku mengenal pasangan Ngatiyana-Adhitia karena sudah pernah bertemu dengan keduanya. Dirinya berharap kehadiran Adhitia sebagai generasi milenial bisa membawa lapangan pekerjaan mengingat di Kota Cimahi banyak lulusan yang belum bekerja.
“Semoga dengan pasangan ini bisa membuat lapangan kerja yang luas dan juga kesejahteraan untuk kaum buruh. Sebab saya mengenal Pa Ngatiyana orangnya bailk, ramah, tegas. Kalau Kang Adhit karakternya simpel, milenial dan mudah berbaur,” imbuhnya. (*)






