Puncak Arus Mudik Sudah Lewat, Dishub KBB Waspadai Arus Balik yang Lebih Tinggi

Kadishub KBB, A. Fauzan Azima. FOTO/ISTIMEWA
Kadishun KBB, A. Fauzan Azima. FOTO/ISTIMEWA

PADALARANG, BANDUNGSATU.COM – Arus kendaraan para pemudik di jalur arteri Padalarang terpantau lengang, sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri, Selasa pagi (09/04)

Sejak pukul 08.00 sampai pukul 10.30 WIB, arus lalin dari arah Cianjur maupun dari arah Purwakarta, terlihat tidak begitu banyak pemudik yang melintas baik dengan roda dua atau roda empat. Secara umum lalin pun tidak terlihat padat.

“Arus kendaraan di H-1 lebaran tidak sepadat pada hari sebelumnya. Pagi ini terpantau lebih lancar. Tapi kita masih mewaspadai ada peningkatan kendaraan dari siang hingga malam takbiran nanti,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Fauzan Azima di Padalarang, Selasa (09/04).

Fauzan mengatakan arus mudik di jalur arteri sudah mulai terlihat menurun seiring dengan libur akhir pekan lalu, ada kecenderungan pucak arus mudik terpecah selama tiga hari, sejak 6 sampai 8 April kemarin.

“Periode puncak arus mudik sudah terlewati. Dari catatan yang kita dapat, puncak arus mudik di Simpang Padalarang paling tinggi di H-5 lebaran. Dengan volume kendaraan meningkat 40 persen dari lalu lintas normal,” jelas Fauzan.

Walaupun terlihat lebih lengan dari hari biasanya, Fauzan mengatakan pihaknya tetap mengantisipasi simpul kemacetan di kawasan Pasar Tagog Padalarang, karena aktifitas ekonomi masyarakat masih berlangsung di sekitar lokasi.

“Memang betul ada aktivitas masyarakat menjelang lebaran yang berjualan di bahu jalan. Kita lakukan antisipasi dengan memberi pembatas dan menyiagakan personel untuk mengurai kendaraan,” ungkap Fauzan.

Sementara itu, Fauzan juga mengatakan, pihaknya tetap mewaspadai arus balik yang diprediksi bisa lebih tinggi dibanding arus mudik. Arus balik diantisipasi akan melonjak disebabkan waktu masuk kerja yang hampir bersamaan.

“Tahun ini periode mudiknya cukup panjang, jadi masyarakat banyak yang mudik awal. Tapi kita harus waspada arus balik karena relatif pendek liburnya,” pungkas Fauzan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *