BANDUNGSATU.COM – PLN IP UBP Saguling bersama PLN IP UBP Kamojang, PLN IP UBP Jabar 2 Pelabuhanratu, dan Pemprov Jawa Barat meresmikan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). di Hotel Santika Garut, dihadiri jajaran pemerintah Jawa Barat, Managemen PLN IP, serta mitra pendukung program.
Menurut Asisten Manager Keamanan dan Humas PT PLN Indonesia Power, Suprapto peresmian dibuka dengan sambutan dari Pemerintah Kabupaten Garut dan perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Helmiliani Dwi Putri, S.Psi, Psi.
“Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula penandatanganan MoU kolaborasi oleh sejumlah unit bisnis PLN Indonesia Power di Jawa Barat dan BKKBN Jawa Barat,” kata Suprapto, Jumat (22/08).
Suprapto mengatakan MOU ditandatangani, Senior Manager PLN IP UBP Saguling, Doni Bakar, Bowo Pramono – Senior Manager PLN IP UBP Jabar 2 Pelabuhanratu, Bowo Pramono, Senior Manager PLN IP UBP Kamojang, Yunus dan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi.
“Turut hadir pula, Manager CSR PLN Indonesia Power, Elza Febrianto, yang mendukung penuh implementasi program ini. Sebagai bagian dari kolaborasi, UBP Saguling bermitra dengan dua Tempat Penitipan Anak (TPA), yaitu Daycare Quran Madani dan Nurul Fikri Boarding School di Kecamatan Lembang, serta Miria Daycare and Preschool di Kecamatan Ngamprah,” jelasnya.
Kemitraan ini, kata Suprapto, menjadi wujud nyata kepedulian PLN Indonesia Power dalam mendukung tumbuh kembang anak secara sehat, aman, dan edukatif.
“Program TAMASYA merupakan bentuk sinergi antara BKKBN dan PLN Indonesia Power dalam mendukung program pemerintah, khususnya peningkatan kualitas keluarga, pencegahan stunting, dan pembangunan lingkungan yang ramah anak,” jelas Suprapto.
Ia juga menegaskan, melalui program ini, PLN Indonesia Power tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga hadir memberikan kontribusi sosial dengan menyediakan ruang yang sehat dan kondusif bagi anak-anak, sekaligus mendorong produktivitas masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya mencetak generasi berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Suprapto.
Acara peresmian berjalan kondusif dan mendapat apresiasi positif dari pemerintah karena sejalan dengan program prioritas nasional dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing. (*)






