BANDUNGSATU.COM – Jelang pergantian tahun Lembang Park and Zoo (LPZ) mendapatkan keluarga baru. Satu harimau Golden Tabby yang sedang viral dan dua harimau Benggala lainnya jadi kado Istimewa untuk para pengunjung yang akan menghabiskan liburan di LPZ.
“Yang pertama itu yang lagi viral, itu namanya harimau Golden Tebby Masih satu spesies dengan harimau Benggala dari India.
Nah kita punya dua anak baru kelahiran, namanya Baby Vincent dan Baby Jedar (Jesica Iskandar),” kata Manager Lembang Park and zoo Evan Hans Christian, Kamis (25/12).
“Yang kemarin kebetulan dikasih nama langsung oleh Vincent dan Jedar sendiri. Tapi merupakan satu koleksi dari Lembang Park and Zoo Kalau kurang lebih dia lahir di satu bulan atau satu bulan setengah yang lalu,” imbuh Evan.
Evan mengatakan harimau-harimau baru itu masih bayi. Ia juga mengatakan bobot para bayi harimau yang masih dalam pemeilharan induknya itu masih ringan.
“Itu langsung dirawat oleh induknya. Jadi induknya juga menyusui, merawat dan menjaga langsung. Tidak ada campur tangan oleh keeper atau hand raise dari pihak-pihak dokter dan keeper,” kata Evan.
Dengan lahirnya anak-anak harimau ini, LPZ sudah lebih dari 4 kali melahirkan.
Hal itu bisa terjadi secara alami karena LPZ menyesuaikan tempat tinggal berkembang biak harimau sesuai dengan behavior harimau di habitat asli.
“Itu sudah bisa dilihat dulu ada Hakim dan Aden, juga Anara, itu yang hasil hand-raise dari Harimau Benggala,” jelas Evan.
Oh ada lagi? Ada dua bayi harimau. Dua itu usianya enam bulan. Itu masih kita panggil abang dan adik.
Evan mengatakan, para pengunjung yang ingin melihat para bayi harimau ini pada saat libur Natal, 25 Desember 2025 para pengunjung sudah bisa melihat langsung di Kampung Satwa.
Meski bertambah 3 anak harimau, Evan mengatakan, kehadiran para bayi harimau itu tidak mengubah kisaran jumlah seribu satwa yang dimiliki LPZ.
Sementara itu jumlah spesiesnya di LPZ ada sekitar 200 spesies.
Evan juga menjelaskan, selain harimau satwa koleksi baru mereka ada lemur dan juga burung.
“Yang pertama tadi baby harimau, yang kedua kita punya lemur. Lemur adalah salah satu jenis primata. Dan para pengunjung bisa lihat dengan melewati atau membeli tiket dari Big Bird Aviary. Jadi ekshibitnya menyambung nih dengan Big Bird Aviary. Habis masuk Big Bird Aviary, foto-foto sama burung, langsung bisa lihat lemur,” jelas Evan.
“Dengan satu kali bayar atau satu kali berdonasi, sudah bisa melihat burung-burung panggung bengkok dan lemur ekosincin. Dan lemurnya tidak dikandangin ya, jadi dilepas. Jadi kita bisa lihat mereka berlombat-lompat gitu jalan-jalan,” imbuh Evan.
Evan menegaskan Kembali, bahwa ada 2 hal baru yang bisa dilihat pengunjung. Yang pertama baby harimau dan yang kedua lemur.
Evan juga mengatakan sejak empat hari ke belakang, belum terlihat jumlah kenaikan pengunjung. Baru pada libur Natal ini terlihat ada peningkatan jumlah pengunjung.
“Karena memang baru high season, baru berjalan sekitar 4 hari. Total sama hari ini ya, tanggal 25. Tapi sudah mulai ada kenaikan,” jelasnya.
Ia pun menjelaskan bahwa harga tiket pada libur Natal dan Tahun Baru ini beberapa promo melalui bank. Selain itu ada pula kenaikan tiket regular.
“Tapi kita juga ada kenaikan tiket dari tiket reguler. Hanya menambahkan 5 ribu saja. Yang biasa weekend 85 selama high season,” ungkapnya.
“Dari tanggal 15 Desember sampai tanggal 4 Januari itu 90 ribu. Sudah termasuk dengan Kampung Satwa. Kalau ornament lain, nanti tinggal ditambahkan,” sambung Evan.
Meski demikian dengan adanya promo, Evan yakin pengunjung masih akan terus bertambah. Apalagi koleksi yang ada di LPZ terus diperkaya.
“Betul, menurut prediksi kita masih akan terus naik. Apalagi ada 2 kali long weekend yang cukup panjang. Dari tanggal 25 sampai tanggal 28. Berikut juga dari tanggal 1 Januari sampai tanggal 4 Januari 2026. Itu akan jadi puncak-puncaknya kalau menurut prediksi kita,” jelas Evan.
“Ada satu-satu inovasi yang baru. Pertama ada di Kandang Aviary tadi. Di Kandang Aviary ada eksibit pertambahan untuk lemur. Juga eksibit yang bluenya singa sudah diperbaharui dengan model yang terbaru. Nah isinya hari ini kita masih isi dengan baby harimau yang umurnya 6 bulan,” sambungnya.
Di tengah cuaca ekstrem yang diprediksi BMKG terjadi di penghujung tahun ini, managemen LPZ mengatakan bila nanti cuaca hujan atau disertai angin, pihaknya sudah melakukan mitigasi yang menurutnya bisa dilakukan oleh pengunjung.
“Dan itu bisa di share dan bisa dilihat di sosial media kita. Sudah ada langkah antisipasi, kita juga sudah melakukan antisipasi yang lebih lanjut. Kita sudah mengecekkan pohon-pohon, terutama pohon-pohon yang mungkin ada indikasi untuk tumbang atau longsor. Kita sudah antisipasi semuanya,” tegas Evan.
Evan juga mengatakan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini LPZ buka sejak pagi hingga petang.
“Jam buka kita full dari tanggal 20 Desember. Tanggal 20 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore,” kata Evan, seraya menambahkan bahwa jam buka tersebut sudah diberlakukan sejak tanggal 24 Desember. (*)






