BANDUNG BARAT BANDUNGSATU.COM- Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan menjelaskan bahwa ketersediaan berbagai bahan kebutuhan pokok di Kab. Bandung Barat masih terhitung aman meski mengalami kenaikan harga pada beberapa komoditas tertentu menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah.
“Hingga saat ini stok bahan kebutuhan pokok di Bandung Barat masih relatif aman meski beberapa mengalami kenaikan harga,” katanya pada kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) di Kecamatan Padalarang, Sabtu (1/4).
Diketahui bahwa untuk bulan Ramadhan tahun ini, Pemerintah Kab. Bandung Barat telah menyiapkan 28.000 paket sembako bersubsidi untuk kegiatan pasar murah yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang lebih membutuhkan.
Namun, jika menjelang Idul Fitri harga bahan kebutuhan pokok terus merangkak naik harganya, Pemda akan menambah jumlah paket sembako dalam Operasi Pasar Murah (OPM) dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) yang telah disiapkan untuk menanggulangi keadaan darurat.
“Jika harga kebutuhan pokok masih terus naik harganya, maka kami akan menambah jumlah paket sembako untuk melakukan OPM dengan menggunakan anggaran BTT yang kami miliki,” ungkapnya.
Selain untuk membantu sedikit meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, Operasi Pasar Murah kali ini juga dilakukan untuk menekan inflasi akibat terus naiknya berbagai kebutuhan bahan pokok.
Operasi Pasar Murah (OPM) yang dilaksanakan di Kecamatan Padalarang ini menyalurkan sekitar 3.095 paket sembako bersubsidi dan menjual gas LPG isi 3 Kg dengan harga agen serta menyediakan counter khusus penukaran uang baru pecahan Rp.2000 dan Rp.5000 yang bekerjasama dengan Bank BJB Cabang Padalarang.(*)






