Madrasah Aman Tanggap Bencana (Mantab) Diresmikan di Bandung Barat oleh Baznas RI

Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Baznas KBB menjadi titik lokasi pelaksanaan program Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) dan dilanjutkan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) Baznas RI, agenda MANTAB tersebut dilaksanakan 5 sampai 8 September 2026 di Ponpes At-Thohiriyah di Kp. Pasirmalang RT 01 RW 03 Desa Cinengah Kec. Rongga Kab Bandung Barat

Acara dihadiri Baznas RI yang diwakili oleh Anda, Baznas Jabar oleh Budi, Pimpinan Baznas KBB H. Saiful Rachman, Kemenag KBB oleh Kasubag H. Mukti Hartono, H, Asep Sihabudin Kalak purna bhakti, Kabid BPBD oleh Dedi S, Puskemas, PMI, Camat Rongga, Kepala KUA Rongga, Kepala Desa, Ketua UPZ Rongga, Puskemas dan tentunya disambut oleh tuan rumah dari Pimpinan Yayasan, pimpinan Ponpes At-Thohiriyah, Kepala Madrasah Tsanawiyah dan Kepala RA.

Sebagai tuan rumah pimpinan Ponpes At-Thohiriyah, Asep Kurnia sangat menyambut baik program ini dilaksanakan di ponpesnya.

“Ucapan terimakasih disampaikan kepada Baznas RI, Baznas Jawa Barat dan Baznas KBB atas kehadiran dan atas programnya yang saat ini dilaksanakan dilembaga kami dimana lembaga kami pernah mengalami kejadian bencana alam dan kita menyadari bahwa bencana itu bisa datang kapanpun, untuk menjadi penting menyiapkan diri menghadapi bencana yang datangnya tidak terduga dengan salah satu program Mantab dari Baznas RI yang saat ini dilaksanakan,” ungkap Asep.

Pada kesempatan tersebut, Waka 2 Bid.Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas KBB H.Saiful Rachman menyampaikan, Kabupaten Bandung Barat termasuk daerah yang memiliki potensi bencana cukup tinggi. Mulai dari tanah longsor, gempa, banjir hingga kebakaran. Dengan potensi bencana alam tersebut tentunya masyarakat mulai dari anak-anak sampai warga madrasah adalah salah satu kelompok yang paling rentan terdampak.

“Oleh karena itu Program Madrasah Aman Tanggap Bencana disingkat dengan MANTAB Baznas RI ini hadir di Kab.Bandung Barat ini sebagai bentuk ikhtiar persiapan dini kaitanya dengan mitigasi, Madrasah siap, aman, dan memiliki SOP kebencanaan. Sebagai bentuk rdukasi dimana guru dan siswa paham cara menyelamatkan diri dan menolong sesama, serta sebagai aksi membentuk agen kemanusiaan muda dan Tim Relawan Madrasah,” jelas Saiful.

“Program ini bukan hanya tentang kesiapsiagaan fisik, tapi juga tentang membangun mental kepedulian. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Maidah ayat 2 yang artinya, tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan,” imbuh Saiful.

Pada kesempatan tersebut H. Saiful pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS RI melalui BTB nya yang telah menginisiasi program mulia ini.

“Harapan kami, setelah program ini berjalan, setiap madrasah di KBB memiliki jalur evakuasi, titik kumpul aman, tas siaga bencana dan tim tanggap yang terlatih,” ungkapnya.

Saiful menyebut, madrasah tidak hanya tempat menuntut ilmu semata, namun juga bisa menjadi pusat ketangguhan dan kepedulian di tengah masyarakat.

“Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah kita semua dan menjadikan program ini menjadi ladang amal jariyah untuk kita semua yang hadir ditempat ini,” pungkas Saiful.

Sementara itu perwakilan Kemenag KBB, H. Mukti Hartono, Kasubag menyampaikan, program Baznas KBB menjadi pionir melalui bidang pendistribusian dan pendayagunaan yang memberikan efek positif dan bermanfaat bagi mustahik penerima manfaat program.

“Seperti hal nya program pemberdayaan BBM yg berjalan di Cisarua penerima manfaatnya terus bertambah, selain itu menjadi mitra erat dengan Kemenag KBB dimana Baznas KBB selalu mendukung kegiatan Keagamaan. Temasuk kegiatan hari ini menjadi penting dalam menyiapkan diri dari kebencanaan dan mengingatkan kita untuk menjaga lingkungan dan alam sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah dalam Surat Ar-Rum ayat 41 menjadi dasar bagi kita dalam berhubungan dengan alam,” ujar Mukti.

Mewakili BPBD KBB, Dedi S menyampaikan ucapan terimakasih kepada Baznas dan apresiasi dengan dilaksanakan program MANTAB yang merupakan wujud perhatian Baznas terhadap kebencanaan.

Dedi mengatakan, BTB KBB ini mitra Strategis BPBD dimana ada kejadian bencana disitu lah ada Baznas KBB dengan BTB nya.

Di tempat yang sama Baznas Jabar menyampaikan, agenda yang dilaksanakan dimulai dengan edukasi, simulasi kebencanaan kemudian preventif kebencanaan sampai kepada mitigasi.

Setelah agenda Mantab, dilanjutkan dengan Katana yang berfokus pada pemberdayaan yang mengarah pada ekonomi.

Penyampaian terakhir sekaligus meresmikan program MANTAB, perwakilan Baznas RI, Anda, menyampaikan apresiasi untuk BTB KBB. Anda menyebut, semenjak berdiri BTB KBB aktivitasnya ada dan program pelatihan BTB RI memprioritaskan kepada BTB yang aktif, salah satunya BTB KBB.

Anda juga mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal inisiasi Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) kemudian dilanjutkan dengan Kampung Tanggap Bencana (KATANA) dan peresmian MANTAB di Kab.Bandung Barat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *