BANDUNGSATU.COM – Objek wisata Lembang Park and Zoo (LPZ), sejak lebaran, Sabtu (21/03) mulai terlihat peningkatan jumlah pengunjung. Menurut Manager Komunikasi Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat, Evan Hans Christian, Meski mulai padat pengunjung, pada hari H Lebaran, belum terlihat peningkatan yang signifikan dibanding pada kunjungan regular weekend pada umumnya. Namun, pada H plus 1 Lebaran pengunjung mulai nampak membludak di banding sehari sebelumnya.
“Dari hari H dan H plus 1, jauh lebih meningkat dibandingkan dari kenaikan-naikan dari pengunjungnya. Pengunjungnya kalau hari pertama Lebaran banyaknya masih pengunjung dari luar kota, terutama dari luar Jawa,” kata Evan
”Tapi dibandingkan hari ini dan kemarin, sudah banyak dari kawasan Jawa Barat maupun kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mudik kepada keluarganya di Jawa Barat. Peningkatan kunjungan kurang lebih masih di angka 10 sampai 20 persen. Jumlahnya sendiri masih kurang lebih di angka yang belum pasti, jadi kita belum bisa kasih tahu jumlahnya,” imbuh Evan
Evan mengatakan, kenaikan jumlah pengunjung masih dimungkinkan terjadi sampai H plus 3, Selasa (24/03). Apalagi, kata Evan, LPZ menawarkan beberapa satwa baru yang bisa disaksikan pengunjung.
”Masih ada potensi peningkatan sampai di H plus 3 atau di hari esok. Kalau yang baru koleksi satwa di Lembang Park Zoo, kita punya anak kuda nil. Itu baru lahir anak kuda nil dan baru berumur 1 bulan. Nah ini kelahiran pertama dari kuda nil di kita dan ini jadi satu yang baru buat pengunjung yang datang ke sini. Beratnya kurang lebih di 70 kilo. Kebetulan ini adalah jantan dan dikasih nama namanya Bola,” ungkap Evan.
Bola itu, jelas Evan, merupakan gabungan nama dari Boni sebagai pejantan dan Bela betinanya, sehingga digabung menjadi Bola namanya.
Evan juga menjelaskan bahwa sampai saat ini jumlah satwa di LPZ berjumlah 1000 satwa yang terdiri dari 200 spesies.
Lebih jauh Evan mengatakan, ntuk Lebaran ini Management LPZ mengeluarkan harga khusus yang diberlakukan sejak 18 maret lalu sampai 29 maret mendatang.
”Untuk lebaran kita agak khusus, itu di angka Rp90.000 dari tanggal 18 Maret sampai tanggal 29 Maret di hari Minggu nanti. Yang pastinya kalau Lembang Park and Zoo, wisata edukasi dan wisata family. Jadi rata-rata yang memang datang itu banyaknya keluarga dan keluarga besar,” ungkapnya.
”Dan ini jadi wisata edukasi buat anak-anak mereka yang bawa anak-anak, keluarga yang bawa anak-anak, family muda yang bawa anak-anak. Itu jadi antusias baru buat mereka,” imbuhnya.
Sebagai wisata edukasi, ungkap Evan, LPZ memiliki titik edukasi baru yaitu wahana Animal Encounter. Di wahana ini wisatawan bisa berfoto dengan satwa sambil diberikan edukasi.
Tidak hanya itu, wisatawan bisa juga berinteraksi dengan satwa berupa feeding, sehingga wisatawan bisa merasakan keseruan memberi pakan pada satwa yang ada di LPZ.
”Kalau feeding harimau itu harganya Rp25.000, nanti kita akan diberikan safety, itu beberapa capitan. Nanti akan diberikan daging juga, potongan daging yang akan nanti diberikan kepada harimau yang langsung. Nanti posisinya kita ada di krankeng yang sangat-sangat aman. Ticketnya Rp25.000 untuk dua orang,” jelas Evan, seraya menjelaskan bahwa harga tiket untung feeding tersebut terpisah dari harga masuk LPZ sebesar Rp 90.000.
Bagi wisatawan yang berkunjung dan ingin makan atau ingin membeli cemilan, di dalam kawasan LPZ, kata Evan, sudah tersedia resto dan bahkan saat ini ada booth baru yang kebanyakan penjual makanan. Ehingga pengunjung tidak perlu membawa makanan dari luar.
”Ada di Mi Sedap, ada juga dari brand sponsor kami, dari Mayora, dari Momogi dan Hydro Koko dan Milna. Juga ada Bebelak, Milkita dan Samyang yang baru. Kuliner juga kita masih lengkap,” kata Evan.
”Kita masih dikuasai oleh 80 persennya UMKM. Jadi kita masih memberdayakan masyarakat sekitar,” pungkas Evan. (*)






