BANDUNGSATU.COM – Pengurus KONI KBB, diminta Bupati Jeje Ritchie Ismail untuk bergegas melakukan persiapan Porprov Jabar 2026 yang rencananya digelar di Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Jeje menargetkan kontingen Bandung Barat bisa memperbaiki raihan klasemen di ajang empat tahunan tersebut, agar tidak seperti Porprov tahun 2022, yang berada di posisi ke 8.
“Target terdekat ya di Porprov, semoga kita bisa 6 besar, tapi syukur-syukur kita bisa 5 besar,” kata Jeje usai menghadiri pelantikan penggurus KONI KBB di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, KBB, Rabu (17/06).
Jeje yakin KONI Bandung Barat yang saat ini dipimpin oleh Tobias Ginanjar Sayidina bisa meningkatkan kualitas para atlet hingga mendulang lebih banyak mendali di masa mendatang.
“Saya berharap di kepemimpinan Kang Tobias dengan semangat muda, jiwa muda punya background di bidang olah raga bisa membawa koni lebih maju, menghadirkan atlet yang berprestasi lagi ke depannnya,” kata Jeje.
Jeje menambahkan, Pemda Bandung Barat siap berkolaborasi lebih intens untuk memastikan para atletnya dapat berlatih dan berkiprah lebih optimal.
“Kita tahu Bandung Barat sangat banyak atlet bandung barat yang berpotensi namun mungkin butuh dukungan dari pemerintah Bandung Barat untuk berkolaborasi bersinergi untuk menfasilitasi, insyallah kami saiap bekerjasama untuk memajukan olah raga di Bandung Barat,” tegas Jeje.
Di tempat yang sama, Ketua KONI KBB, Tobias menegaskan, target 6 besar di Porprov Jabar 2026 merupakan hal yang reaistis.
Target tersebut merupakan hasil dari pemetaan terhadap cabang-cabang olah raga yang berpotensi mendulang medali.
Menurutnya, cabang olah raga gulat, dayung, dan menembak masih menjadi andalan untuk meraih medali di ajang Porprov.
“Saya rasa 6 besar itu target realistis yang bisa kita capai, tapi tentunya kita tidak berpuas diri di 6 besar, kalau memang ada peluang lebih kita kejar juga,” kata Tobias.
Tobias mengatakan adanya instruksi langsung dari Bupati Bandung Barat agar dirinya beserta jajaran KONI Bandung Barat untuk segera melakukan persiapan terbaik dalam mengarungi ajang Porprov Jabar yang dijadwalkan bergulir pada bulan November 2026.
“Tadi pak Bupati telah berpesan, setelah dilantik jangan ada waktu berleha-leha jadi beres pelantikan ini kita segera gaskeun segala sesuatunya,” pungkas Tobias. (*)






