Komunitas Sosial Bagong Mogok Bandung Raya, Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor Pasirlangu Cisarua

Para pengurus Komunitas Sosial Bagong Mogok Bandung Raya foto bersama dengan Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail dan Sekda Bandung Barat, Ade Zakir yang juga Kepala BPBD KBB. Foto/Dok. Komunitas Sosial BM

BANDUNGSATU.COM – Gerakan kemanusian dan peduli sesama digelar Komunitas Sosial Bagong Mogok (BM) Bandung Raya, yang terdiri dari Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Bagong Mogok menyalurkan bantuan sembako untuk korban bencana alam tanah longsor di Kampung Pasir Kuning Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Bantuan berupa sembako, keperluan anak anak dan air mineral tersebut diserahkan langsung oleh Dewan Pengawas Komunitas sosial Bagong Mogok, Kandar Karnawan, Ketua Kordinator Daerah BM Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana, Ketua Korda BM Kota Cimahi, Ganteng Soni (Menel) dan Ketua Korda Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih.

Penyaluran bantuan tersebut untuk meringankan beban para korban bencana alam yang saat ini mengungsi di Posko Pengungsian aula Kantor Desa Pasirlangu.

Bantuan Sembako dari Komunitas Sosial Bagong Mogok tersebut diterima oleh Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Asep Ismail dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakir.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail menerima bantuan dari Komunitas sosial Bagong Mogok Bandung Raya yang diberikan langsung oleh Ketua Dewan Pengawas Bagong Mogok, Kandar Karnawan, Foto/Dok. Komunitas Sosial BM.

Asep Dendih sekaligus Ketua Korda Bagong Mogok KBB mengatakan, pihaknya hanya ingin menolong serta membantu sesama saudara yang tengah mendapatkan musibah, sesuai dengan motto Bagong Mogok “Satekah Polah Membela Anu Susah”

“Artinya, saudara-saudara kita yang saat ini mengalami musibah bencana alam tanah longsor mendapatkan bantuan dari BM untuk keperluan dan meringankan selama masa pemulihan pasca bencana longsor,” ucapnya, di Posko Bencana Longsor Desa Pasirlangu, Selasa (27/01)

Asep Dendih pun mengatakan, seperti kata pepatah menerangkan, memberi itu menenangkan hati seperti matahari menyinari bumi.

“Jadi merasa prihatin dan ikut berduka atas peristiwa bencana alam tanah dan longsor di Pasirlangu ini. Kita merasa sedih dan ikut merasakan hal sama. Coba bayangkan bila terjadi musibah menimpa keluarga kita,” ucapnya.

Asep pun meyakini bahwa memberi tidak akan membuat miskin, apalagi bila  banyak bersedekah dan berbagi pasti akan dilimpahkan rejeki.

“Saling tolong menolong kepada sesama menimbulkan rasa persaudaraan karena kita akan merasa saling membutuhkan satu sama lain,” katanya didampingi Ketua Korda Kota Bandung, Kota Cimahi dan KBB.

Seperti diketahui, bencana  longsor di RW.10 dan RW. 11 Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua terjadi pada Sabtu dini pukul. 03.00 WIB (24/01).

Pada musibah tersebut, sedikitnya 30 rumah rusak dan 111 orang ďari dua rukun warga menjadi korban sementara ratisan warga lainnya terpaksa diungsikan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *