INTERNASIONAL, BANDUNGSATU.COM – Kepolisian Amerika Serikat mengeluarkan peringatan pada pengguna iPhone untuk berhati-hati menggunakan fitur NameDrop, yang diduga memiliki potensi bisa dicuri data penggunanya termasuk informasi pribadi lainnya.
Fitur NameDrop terdapat pada update iOS 17 yang berfungsi membagikan detil kontak secara cepat bagi sesama pengguna iPhone dan Apple Watch. Fitur ini juga terdapat pada update terbaru Apple Watch 10.1.
Untuk menggunakan fitur tersebut pengguna hanya mendekatkan ujung telephone bagian atas dengan memberi jarak beberapa senti meter, seperti posisi memindai, sampai promt NameDrop muncul di kedua layar handphone.
Ketika pop up notifikasi muncul, pengguna bisa memilah opsi untuk bertukar detil kontak, atau sebaliknya hanya satu user saja yang berbagai detail kontak.
Permintaan NameDrop bisa di-cancel dengan cara menjauhkan salah satu handphone atau mengunci layar sebelum tranfer kontak berhasil dilakukan.
Kepolisian Amerika menyebut kemudahan pentransferan data melalui NameDrop itu dapat membahayakan anak-anak, karena kemudahan mengakses detil informasi yang disimpan di dalam telefon tersebut
Mereka mengatakan informasi yang dapat diakses meliputi foto, Nomor telfon, alamat email dan informasi personal lainnya oleh karenanya mereka mengimbau para pengguna iPhone agar berhati-hati dalam memanfaatkan fitur tersebut.
“Kami mendorong semua anggota kami untuk proaktif menginformasikan pada warga kami untuk melindungi informasi personal dan privasi mereka. Oleh karenanya kami imbau pada warga untuk memastikan fitur tersebut,” kata Crenshaw County Sheriff di Alabama dalam Pernyataan resminya melalui official Facebook mereka seperti dikutip Daily Mail, Jumat (01/12)
Tidak hanya kepolisian di Alabama, yang memberi warning tersebut Kantor Henry County Sheriff Tenesee, Halifax Police Department Virginia, Village of Mount Pleasant Police Department Wisconsin, dan Middletown Division of Police Ohio mengeluarkan peringatan yang sama.
Untuk memastikan NameDrop pengguna bisa memilih Airdrop dari fitur setting dan pilih turn off pada opsi ‘Bringing Devices Together.’
Pakar sekuriti siber dari InfoStream, Alan Crowetz, bahkan memberikan info yang tak kalah mengejutkan ia mengatakan orang yang tidak kita kenal saat berpapasan pun bisa menerima informasi detail kontak dengan menggunkan NameDrop.
“Kami khawatir teknologi ini justru dimanfaatkan mereka para penjahat. Jadi kalian harus benar-benar berhati-hati,” kata Crowetz.
Sementara itu menanggapi peringatan yang dikeluarkan kepolisian, pihak Apple mengklaim bahwa fitur itu dibuat untuk membagikan kontak secara khusus di mana fitur itu bisa menyimpan informasi pribadi yang tidak Ingin dibagikan.
Apple pun hanya memberikan statemen itu dan menolak memberi keterangan lebih lanjut saat jubirnya dihubungi oleh Daily Mail. (*)






