BANDUNGSATU.COM – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, diduga ikut politik praktis dengan diajak berjalan- jalan ke Masjid Al Jabar dengan tujuan untuk mendukung salah satu pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati KBB.
Para ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama KBB, yang diajak jalan-jalan tersebut adalah, 16 Kepala Kantor Urusan Agama dan staf dengan diangkut 6 kendaraan bus.
Adanyaa dugaan politisasi terhadap para ASN, membuat sejumlah pihak berharap, bahwa ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama KBB harus netral dan tidak boleh memihak kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati KBB dalam Pilkada November mendatang.
Menurut narasumber yang bisa percaya, namun tidak mau disebut namanya, dalam acara tersebut terlihat para kepala KUA di KBB berfoto di kawasan Masjid Al Jabar
”Para kepala KUA dan staf ikut ke sana dengan menaiki kendaraan bus yang disediakan diduga diprakarsai oleh Calon Wakil Bupati KBB dan Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama KBB,” kata sumber tersebut.
”Semua se KBB ada 16 Kecamatan kantor KUA itu semuanya ada,” kata sumber tersebut.
”Ya dugaan saya tujuannya kampanye. Kalau dibawa sama calon kan jadi pertanyaan. Mereka kan ASN masak dibawa sama calon Bupati. Apa coba tujuannya selain kampanye,” imbuhnya.
Ia sendiri mengatakan jumlah ASN yang dibawa tersebut ada sekitar 360 orang dan diberangkatkan pada Minggu pagi (08/09).
”360 orang kira-kira. 60 dikali 6 bus. Mereka berangkat Minggu pagi,” kata sumber tersebut. Atusan Aparatur Sipil Negara Diduga Dilibatkan Politik Praktis Oleh Salah Satu Calon Wakil Bupati KBB
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama di lingkungan Kantor Kementerian Agama KBB, diduga ikut politik praktis dengan diajak berjalan- jalan ke Masjid Al Jabar dengan tujuan untuk mendukung salah satu pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati KBB.
Para ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama KBB, yang diajak jalan-jalan tersebut adalah, 16 Kepala Kantor Urusan Agama dan staf dengan diangkut 6 kendaraan bus.
Banyak pihak yang menduga adanya politisasi terhadap para ASN itu mengatakan, bahwa ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama KBB harus netral dan tidak boleh memihak kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati KBB dalam Pilkada November mendatang.
Menurut narasumber yang bisa percaya, namun tidak mau disebut namanya, dalam acara tersebut terlihat para Kepala KUA di KBB berfoto di kawasan Masjid Al jabar Kota Bandung.
”Para kepala KUA dan staf ikut ke sana dengan menaiki kendaraan bus yang disediakan diduga diprakarsai oleh Calon Wakil Bupati KBB dan Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama KBB,” kata sumber tersebut.
”Semua se KBB ada 16 Kecamatan kantor KUA itu semuanya ada,” kata sumber tersebut.
”Ya dugaan saya tujuannya kampanye. Kalau dibawa sama calon kan jadi pertanyaan. Mereka kan ASN masak dibawa sama calon Bupati dan calon Wakil Bupati. Apa coba tujuannya selain kampanye,” imbuhnya.
Ia sendiri mengatakan jumlah ASN yang dibawa tersebut ada sekitar 360 orang dan diberangkatkan pada Minggu pagi (08/09).
”360 orang kira-kira. 60 dikali 6 bus. Mereka berangkat Minggu pagi diduga bersama calon calon bupati dan calon wakil bupati ,” kata sumber tersebut.
Sementara itu ketika dikonfirmasi soal kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Tedi Ahmad Junaedi menampik adanya politisasi terhadap 360 ASN yang dikumpulkan di Mesjid Al Jabar.
“Ada beberapa yang menanyakan kepada saya soal itu. Itu acara Al Qur’an Center se Indonesia. Insya Allah tidak ada hubungannya dengan Pilkada,” kata Tedi singkat memberikan komentar kepada Bandungsatu.com.
“Se Indonesia diundang, sehingga tidak mungkin ada kaitannya dengan politik,” imbuh Tedi. (*)






