Hengki Tegaskan Kembali Soal Pembangunan KBB Akan Dimulai Dari Desa

Pasangan HADE mendapat dukungan para seniman, budayawan dan masyarakat Desa Cigugurgirang Kecamatan Parongpong, Jumat (13/09). Foto/BANDUNGSATU.COM
Pasangan HADE mendapat dukungan para seniman, budayawan dan masyarakat Desa Cigugurgirang Kecamatan Parongpong, Jumat (13/09). Foto/BANDUNGSATU.COM

BANDUNGSATU.COM – Hengki Kurniawan menegaskan kembali komitmennya untuk memajukan desa saat ia, terpilih menjadi Bupati Bandung Barat nanti. Hal itu ia utarakan saat menerima undangan dari para seniman, budayawan dan masyarakat Desa Cigugurgirang Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

”Hari ini ingin kami tegaskan kembali bahwa program seragam gratis itu sangat rasional termasuk program satu miliar satu desa. Minimal ya. Justru kita optimis bisa lebih. Karena kita ingin memberi perhatian pada desa-desa di Bandung Barat. Pembangunan kita mulai dari desa,” kata Hengki, Jumat (13/09).

Ia mengatakan bahwa pembangunan itu harus dimulai dari desa agar linier dengan program Pemerintah Daerah.

”Untuk mewujudkan itu nanti juga ada data soal desa yang dimiliki Pemerintah Daerah supaya arah kebijakannya juga jelas,” kata Hengki.

”Dari data itu juga kita bisa digitalisasi pelayanan,” imbuh Hengki.

Digitalisasi pelayanan ini, kata Hengki sesuai dengan arah kebijakan Pemerintah Pusat soal birokrasi yang berstandar dunia. Ia mengatakan bahwa wujud dari berkelasnya standar pelayanan, antara lain aplikasi pelayanan yang ada di Kantor Desa, terhubung pula dengan aplikasi yang ada di Pemerintah Daerah.

Ia juga akan menumbuhkan UMKM yang ada di Desa, agar belanja masyarakat Kabupaten Bandung Barat juga tidak ke kota lain sehingga, ekonomi Desa juga jadi penopang Pandapatan Asli Daerah (PAD)

Merespon program pembangunan yang berbasis pada Pertumbuhan ekonomi di Desa, Ketua Gerakan Seni Tradisional (Gesit) Jabar, Ambu Usdek mengatakan, seni dan budaya menjadi salah satu penggerak ekonomi melalui Pariwisata.

”Saya apresiasi dengan program pa Hengki yang juga akan memperjuangkan seniman dan budayawan, karena seni budaya bisa jadi penopang Pariwisata. Terlebih kami, Gesit Jabar, sekretariatnya juga di Parongpong. Kami selalu membina para seniman dan budayawan di KBB,” kata Ambu Usdek. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *