BANDUNGSATU.COM – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Bandung Barat H. Syamsul Maarief beserta jajaran pengurus dan dewan penasehat mengadakan audiensi dan silaturahmi kepada Bupati Kabupaten Bandung Barat Jeje Ritchi Ismail yang didampingi oleh Sekda KBB Ade Zakir Hasim beserta beberapa Kepala Dinas, di Kantor Bupati, Selasa (18/03).
Audiensi Kadin KBB dengan Bupati tersebut digelar dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi Kadin KBB untuk memperkuat sinergitas Kadin KBB dan Pemerintah daerah.
Dalam audiensi ini Ketua Kadin KBB didampingi oleh para wakil ketua yang memaparkan program2 kerja strategis Kadin KBB terutama di bidang UMKM, Ketenagakerjaan, perindustrian, pariwisata, pertanian dan peternakan yang menjadi potensi utama penggerakan dan penguatan dunia usaha dan perekonomian daerah.
Pada kesempatan tersebut Bupati menanyakan tentang keadaan Kadin KBB, sebuhungan dengan dilantiknya kepengurusan baru 2024-2029.
“Alhamdulillah semua dalam keadaan baik,” kata Syamsul sembari menyerahkan SK Definitif Dewan Pengurus Kadin KBB kepada Bupati Bandung Barat, No. SKep/0107/DP/II/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Kadin Jabar, Almer Faiq Rusydi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kadin KBB H. Syamsul Maarif berharap Bupati memberi penguatan atas kapasitas Kadin sebagai wadah bagi para pengusaha dan asosiasi atau perhimpunan serta perkumpulan pengusaha untuk bergabung di bawah Kadin.
“Banyak tugas yang menjadi PR Kadin KBB dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam menggerakkan roda perekonomian daerah dan meningkatkan daya saing usaha lokal terutama UMKM,” kata Syamsul.
“Dengan audiensi ini alhamdulillah semoga terjalin hubungan sinergitas yang positif antara Kadin KBB dengan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.
Sementara itu usai bertemu Bupati Bandung Barat, Wakil Ketua Bidang Keorganisasian (OKK), Bambang Yusef Supriatna mengatakan bahwa SK kepengurusan Kadin Bandung Barat sudah ditanda tangani.
“Kita sudah menyerahkan SK definitif yang ditanda tangani Ketua Kadin Jawa Barat. Dengan demikian tidak ada lagi yang mengatasnamakan ada dua Kadin, ada dualisme. Yang jelas Ketua Kadin Bandung Barat secara legal formal, pak H. Syamsul Maarif,” kata Bambang.
Bambang menegaskan SK tersebut juga diserahkan pada Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail dalam pertemuan tersebut.
Di tempat yang sama Wakil Ketua Bidang Hukum dan Kebijakan Publik H. Wanda Irawan mengatakan bahwa SK yang diserahkan pada Bupati KBB tersebut menjadi jawaban atas pertanyaan Bupati soal dualisme Kadin yang selama beberapa waktu ke belakang mengemuka.
“Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa hari yang lalu ada pengukuhan dan dalam pengukuhan itu dinyatakan bahwa Kadin hanya satu yaitu Kadin Pusat Ketua Umumnya Anindya Bakrie, Kadin Jawa Barat Ketuanya Almer Baiq dan Kadin Bandung Barat Ketuanya pak Syamsul Maarif,” kata H.Wanda
“Kalau ada yang mengaku kelompok mana pun bebas saja itu masyarakat. Tapi yang paling utama adalah SK. Tadi SK tersebut yang bernomor 0107/DP/2/2025 sudah diserahkan pada pa Bupati,” pungkasnya.
Dalam kesempatan audensi tersebut, Kadin KBB juga meminta agar Bupati segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk membenahi LKS dan DPKAB, sebagai wahana komunikasi berbagai pihak pelaku usaha dan pekerja. (*)






