Dinas Perhubungan KBB, Mencatat 89.531 Kendaraan Memadati Wilayah KBB di Libur Nataru Hari Pertama

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Mochamad Ridwan Evi memantau langsung suasana libur Nataru di Kawasan objek wisata Lembang. Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Pada momen pertama libur Nataru 2025 berdasarkan catatan Dinas Perhubungan KBB ada 89.531 kendaraan melintas dan memadati wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, sekitar 45 ribu lebih di antaranya masuk di kawasan wisata Lembang.

Jumlah itu tercatat Dinas Perhubungan KBB berdasarkan hasil traffic counting pada Kamis (25/12) dari pukul 00.00-15.00 WIB di kawasan padat Padalarang dan kawasan wisata Lembang.

Dari hasil pantauan, tercatat yang melintas di Lembang ada 45.094 Kendaraan.

Rinciannya, dari arah Selatan ke Utara (Bandung-Lembang) berjumlah 20.258 kendaraan dan dari Arah Utara – Selatan (Lembang-Bandung) berjumlah 24.836 kendaraan. Jumlah kendaraan yang melintas di dominasi oleh Kendaraan pribadi yaitu sepeda motor 62,31 persen dan mobil pribadi 31,9 persen.

Sedangkan yang melintas di daerah Padalarang tercatat sebanyak 44.437 kendaraan. Dari Arah Timur ke Barat (Padalarang-Cianjur) berjumlah 20.170 Kendaraan, sementara dari arah Barat ke Timur (Cianjur-Padalarang) berjumlah 24.267 Kendaraan. Jumlah kendaraan yang melintas di dominasi oleh kendaraan pribadi yaitu sepeda motor 60,23 persen dan mobil pribadi 29,76 persen.

“Kalau di lihat data khususnya di Lembang itu memang ada peningkatan kemarin di momen libur Natal. Pas hari Rabu itu ada sekitar 44 ribu, kemarin 45 ribu lebih di Lembang,” kata Kepala Dinas Perhubungan KBB, Mochammad Ridwan Evi saat dikonfirmasi, Jumat (26/12)

Ridwan mengatakan, menghadapi libur panjang yang akan berlangsung hingga awal tahun 2026, Dinas Perhubungan KBB sudah menyiagakan 145 personel yang ditempatkan di empat pos pelayanan yakni di Pos Gerbang Tol Padalarang, BBS, Lembang dan Tagog Padalarang. Pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait seperti kepolisian.

“Kalau untuk skema penganturan lalu lintas khususnya di titik-titik kemacetan nanti kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kita akan koordinasi dengan Satlantas Polres Cimahi,” jelas Ridwan.

Pihaknya juga akan memantau pergerakan kendaraan melalui 129 kamera CCTV yang terpasang di 59 titik persimpangan dan ruas jalan arteri. Operasionalnya terpusat dari dari ruangan Automatic Traffic Control System (ATCS) di kantor Dinas Perhubungan KBB. Semua arus lalu lintas terpantau di ruang tersebut.

“Kita ada ATCS yang dipusatkan di sini. Jadi kita bisa mengetahui kondisi arus lintas secara langsung melalui kamera-kamera yang kita sudah pasang,” kata Ridwan.

Ridwan mengatakan pula kamera-kamera itu juga dipasang di kawasan yang berpotensi mengalami kepadatan selama libur panjang Nataru yang bersamaan dengan libur sekolah. Seperti kawasan wisata Lembang hingga Cisarua, kawasan Padalarang dan kawasan BBS yang mengalami peningkatan volume kendaraan sejak terhubung langsung dengan Gerbang Tol Soroja.

“Volume yang lewat jembatan BBS yang arah Cipatik kemudian ke Soroja sekarang sudah mulai meningkat sehingga jadi perhatian kami juga. Ada juga jalur Kolonel Masturi karena di sana ada juga tempat wisata,” pungkas Ridwan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *