SUMEDANG, BANDUNGSATU. COM – Sebanyak 138 unit rumah rusak ringan, sementara 110 lainnya rusak ringan tersebar di 14 desa, imbas gempa yang terjadi Sumedang. Gempa yang berkekuatan Magnitudo 4,8 ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun imbas peristiwa itu ada 456 jiwa harus mengungsi.
BMKG mencatat, pusat gempa terletak pada koordinat 6.85 LS dan 107.94 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km Timur Laut, Kabupaten Sumedang, pada kedalaman 5 km. Gempa tersebut dapat dirasakan pula di Bandung, Subang hingga Garut.
Sampai pukul 20:55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya tiga aktivitas gempa bumi yang dirasakan di wilayah ini.
Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman dalam konferensi persnya menyatakan, ada tiga wilayah yang terdampak lumayan parah, yakni Tegalsari, Cipamengpeuk, dan Babakan Bukit.
“Tim sudah diturunkan ke lapangan dari BPBD, BMKG, dan pemda untuk asesmen, mendata kerusakan di lapangan. Sementara ini sudah terkendali, hanya beberapa warga terluka,” jelasnya.
Dua rumah sakit juga dilaporkan ikut terdampak, yakni RSUD Sumedang dan RS Pakuwon. Pasien sempat dievakuasi keluar rumah sakit dan dirawat di tenda darurat.
“Saat kejadian di RSUD Sumedang terdapat 248 pasien rawat inap dan 83 pasien UGD. Bagian yang terdata rusak adalah Paviliun dan ruangan VIP. Pasien saat ini aman dan disiapkan tenda darurat,” ujar Herman.
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tapi waspada.
Hari ini, Senin (1/1), Bey Machmudin meninjau lokasi yang terdampak parah oleh gempa tersebut, salah satunya RSUD Sumedang. Dalam kunjunganya Bey meminta agar Pemkab Sumedang fokus pada penangan gempa ini karena dampaknya cukup besar.
Pemkab sumedang sendiri mulai hari melakukan asesmen terhadap lokasi terdampak gempa di tiga kecamatan.
”Kami lakukan asesmen di tiga Kecamatan, Kecamatan Cimalaka, Kecamatan Sumedang Utara dan Kecamatan Sumedang Selatan kami asesmen dan hari ini bisa diputuskan mana-mana rumah yang bisa ditinggali dan mana-mana saja yang tidak aman,” jelas Herman pada Bey, saat keduanya meninjau lokasi terdampak gempa.
Herman mengatakan pula bahwa Pemkab Sumedang akan mempersiapkan tempat pengungsian yang representatif. (*)






