BANDUNGSATU.COM – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, pihaknya akan berupaya maksimal mungkin melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak di Kabupaten Bandung Barat.
Ia pun mengatakan, pihaknya memahami betapa pentingnya infrastruktur jalan bagi aktivitas warga sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi serta berbagai aspek kehidupan lainnya.
“Kita semua tahu jalan di Bandung Barat ini banyak yang rusak dan itu bukan baru kemarin tapi rata rata sudah terjadi sejak 2 sampai 3 tahun terakhir,” kata Jeje, Senin (26/05).
Jeje mengaku, berdasarkan data dinas PUPR KBB, KBB memiliki 152 ruas jalan dengan total panjang 648,06 kilometer sementara ratusan kilo meter masih dalam kondisi rusak.
“Untuk diketahui dari jumlah itu yang masih dalam kondisi baik sekitar 353 kilometer, sementara sisanya rusak ringan, berat dan sedang hingga berat,” tambahnya.
Sementara itu ditemui terpisah, Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Mochmmad Ridwan Evi menegaskan bahwa pihaknya akan secara bertahap melakukan Perbaikan terhadap jalan yang mengalami kerusakan.
”Jalan yang ada di Bandung Barat, jalan Kabupaten, insya Allah akan terus kami tingkatkan . Insya Allah,” kata Ridwan, Senin (26/05).
”Yang kemarin kami lakukan ada lima titik, sementara yang ada di APBD pergeseran ada 13 titik,” imbuh Ridwan.
Ridwan juga mengatakan bahwa jumlah anggaran yang dikeluarkan untuk lima titik pertama adalah 14 milyar rupiah sementara sisanya yang 13 titik dianggaran sebesar 32 milyar rupiah.
Ridwan pun menyebut jalan rusak yang akan segera diperbaiki meliputi Cihideung-Ciwaruga, Cikole-Cikareumbi, Cikalong Wetan-Rendeh-Ciharashas, Cangkorang-batas Leuwigajah dan Maribaya-Patrol.
”Kemudian yang APB Pergeseran ada Ciroyom, Mekarwangi, kemudian Warung Awi, Pasir Haur -Bojong Koneng, kemudian Kebon Kalapa- Pasir Calung, Rongga – Cipari, Rongga – Cidadas dan lain-lain lah,” jelas Ridwan.
Tidak hanya jalan, Ridwan menyebut bahawa perbaikan infrastruktur juga meliputi pengairan, berupa pengerukan saluran air dan juga perbaikan sejumlah irigasi yang peting untuk pertanian.
”Untuk perbaikan jalan tersebut kami juga akan melakukan sosialisasi di Kecamatan dengan para Kepala Desa untuk menjelaskan titik-titik mana saja yang akan diperbaiki. Ini sangat penting karena warga banyak yang belum tahu mana jalan Kabupaten, mana jalan Desa dan Mana jalan Provinsi. Jalan yang ada di kewenangan kami adalah jalan Kabupaten dan jalan Desa,” kata Ridwan.
Ridwan juga akan menjelaskan titik-titik mana saja ke 18 jalan yang diperbaiki berikut rincian pembiayaannya. Ia mengaku Bupati Jeje sangat peduli terhadap peningkatan kualitas jalan agar ekonomi masyarakat bisa hidup.
”Bentuk kepedulian itu beliau tunjukan dengan mengajak kami berjalan-jalan untuk mengetahui titik mana saja jalan yang rusak dan belum ada perbaikan baik di Utara, Selatan dan Tengah. Pa jeje ingin kami memprioritas peningkatan jalan ke yang lebih baik,” kata Ridwan
Ridwan juga mengatakan bahwa dalam peninjauan tersebut ditemukan data bahwa kerusakan jalan di KBB ada 18% jalan yang rusak berat dari total yang harus diperbaiki.
”Pembetonan sepertinya akan kami lakukan, karena pembetonan memang di awal mahal, tapi untuk pemeliharaannya tidak makan biaya dan umurnya lebih panjang ketimbang aspal,” ungkap Ridwan.
Ridwan juga mengatakan bahwa 5 titik pertama saat ini sudah dalam kontrak sehingga sudah berjalan. Sementara, 13 lainnya yang tengah dalam perencanaan diharapkan pertengahan bulan Juni sudah mulai.
”Kami berharap dukungan dan do’a dari masyarakat agar bisa berjalan lancar. Kami dan pak Bupati tidak tinggal diam, akan terus bergerak memperbaiki kerusakan jalan secepatnya,” pungkas Ridwan. (*)






