Bekali Siswa TK dan SD Pengetahuan Mitigasi Bencana Kebakaran, Disdamkar KBB Gelar Skill Competition

Para siswa TK dan SD di wilayah KBB mengikuti mengikuti Skill Competition yang diadakan oleh Damkar KBB di Lapangan Plaza Mekarsari, Ngamprah. Selasa (9/1).

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Untuk mengenalkan mitigasi Bencana kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Bandung Barat menggelar Skill Competition di Lapangan Plaza Mekarsari, Selasa (09/01).

Lomba tersebut diikuti siswa TK dan SD di wilayah KBB, dalam rangkaian HUT Damkar yang akan jatuh pada 1 Maret mendatang,

Pada Skill Competition tersebut para siswa beradu skill dalam game penyelamatan teman dan pemadaman api. Dalam game ini tidak digunakan api yang sebenarnya. Agar lebih aman maka api digantikan replika dengan alat pemadam yang disesuaikan pula dengan tinggi dan berat peserta.

Dalam sebuah game, Alzam (11) siswa kelas 6, SDN 1 Rajamalanda Wetan tanpak antusias menaklukan halang rintang yang dibuat sedemikian rupa oleh petugas Damkar Bandung Barat.

“Seneng bisa ikut lomba ini. Tapi, capek,” kata Alzham meski terlihat lelah namun sumringah berhasil menyelesaikan adu keterampilan tersebut.

Meski ia belum mengetahui tujuan utama diselenggarakannya Skill Competition tersebut namun ia merasa senang karena apa yang dilombakan memiliki kesamaan dengan olahraga.

“Gak tahu, tapi yang jelas senang dan pengen jadi juara,” kata Alzham, penuh semangat.

Sementara itu pembina sekaligus Guru SDN 1 Rajamandala Wetan Iwan Rohmawan mengatakan, perlombaan edukatif semacam ini, sangat penting bagi anak-anak. Ia menegaskan Skill Competition yang diikuti anak didiknya, bisa melatih kekompakan dan daya motorik anak.

“Mereka bisa lebih mengenal salah satu profesi yang jarang diminati. Padahal, profesi ini memiliki peran penting,” ungkap Iwan.

Disamping sebagai media edukasi, Iwan berharap lomba semacam ini bisa pula menumbuhkan minat siswa untuk menjadi anggota Damkar dan mengetahui pentingnya mitigasi Bencana kebakaran, agar paham apa yang haru dilakukan.

“Dari minat bisa jadi bekal ke depannya. Sebab, untuk anak-anak di sekolah kami pribadi ini merupakan hal yang baru. Artinya, mereka bukan tidak berminat atau tertarik. Tapi, karena ketidaktahuan informasi dan minimnya edukasi terkait edukasi mitigasi bencana, salah satunya ada di Damkar dan mudah-mudahan anak-anak bisa lebih peduli dan peka dengan bencana yang ada,”jelasnya.

Ia pun berharap anggota Damkar KBB bisa makin terjamin kesejahteraannya, karena saat bertugas mereka memeiliki resiko besar dan harus mempertaruhkan nyawa.

“Mudah-mudahan ke depan makin sejahtera,” imbuhnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *