BANDUNGSATU.COM- Elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Aktifis Jawa Barat, melayangkan surat Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan. Menurut Ketua Aliansi Aktifis Jabar, Agus Satria, para aktifis dalam surat tersebut mendesak agar DPP PAN menertibkan anggota DPRD KBB yang membuat gaduh, yang berasal dari partai tersebut.
“Dengan ini menyampaikan suara hati rakyat yang semakin resah dan muak dengan ulah seorang anggota DPRD KBB berinisial DAM yang diketahui merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN),” kata Agus Satria Senin (22/09) seperti disampaikan dalam surat desakan tersebut.
“Sudah menjadi rahasia umum di KBB, bahwa Saudara DAM tidak sekadar menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga terlibat dalam praktik permainan kotor birokrasi dan pengaturan anggaran. Kolaborasinya dengan Sekretaris Daerah dan Asisten Pribadi Bupati telah merusak tatanan birokrasi, menekan ASN dengan intervensi politik, dan menodai prinsip demokrasi lokal,” imbuh Agus.
Agus lebih jauh mengatakan, publik mengetahui bahwa pembahasan anggaran kerap dilakukan di ruang-ruang gelap penuh intrik, jauh dari transparansi, jauh dari kepentingan rakyat.
Apa yang dilakukan DAM kata Agus, jelas-jelas mengkhianati amanah masyarakat yang memilihnya sebagai wakil rakyat. Oleh sebab itu, melalui surat ini kami mendesak dengan sangat keras kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN agar segera mengambil tindakan tegas, dengan tuntutan sebagai berikut.
Di dalam surat tersebut dituangkan sejumlah tuntutan. Yang pertama, menarik dan memberhentikan DAM dari keanggotaan DPRD KBB demi menjaga nama baik PAN dan menyelamatkan wajah politik Bandung Barat.
Kemudian, mengumumkan sikap resmi PAN kepada masyarakat KBB, agar publik tahu bahwa partai ini tidak menoleransi kader-kader busuk yang merusak birokrasi dan mengatur anggaran demi kepentingan kelompok kecil. Memastikan PAN tetap berada di jalur perjuangan rakyat, bukan justru menjadi bagian dari mafia birokrasi dan anggaran yang selama ini menjadi luka lama Bandung Barat. Kami mengingatkan, Bandung Barat sudah berkali-kali masuk sorotan KPK sebagai zona merah korupsi.
“Bupati sebelumnya sudah digiring ke meja hijau. Jika PAN tidak berani menertibkan kadernya sendiri, maka rakyat berhak menilai PAN ikut melindungi praktik busuk yang mengkhianati rakyat. Kami tidak ingin Bandung Barat semakin hancur hanya karena ulah segelintir orang haus kekuasaan. Jangan biarkan citra PAN dan legitimasi Bupati Jeje Ritchi Ismail yang didukung PAN tercoreng oleh kader bernama DAM,” jelas Agus.
Surat tersebut disampaikan Aliansi Aktifis Jawa Barat yang terdiri dari Aktifis Anak Bangsa, LSM Brantas, Jaringan Aktifis Nusantara, Masyarakat Peduli KBB dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda, langsung di Kantor DPP PAN Jakarta.
“Alhamdulillah kami sudah berada di kantor DPP PAN dan langsung menyerahlan surat desakan ini kepada Bapak Zulkifli Hasan, untuk mendesak kader kader PAN di Bandung Barat, yaitu saudara DAM, karena tekah mencederai dan mengotori marwah partai yang sudah diperjuangakan oleh Bapak Zulkifli Hasan sebagai cita-cita amanah untuk kepentingan rakyat Indonesia maupun di daerah,” jelas Agus.
Agus mengatakan kedatangannya di kantor DPP PAN diterima oleh perwakilan DPP dan dikawal oleh anggota Polsek Pancoran.
Didampingi tokoh Parongpong Deni, Agus juga sempat bertemu dengan sejumlah masyarakat dari Indonesia Timur yang juga akan menyampaikan aksi moral atas perilaku kader PAN yang memprihatikan di Indonesia Timur. (*)






