BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Menyusul kemarau yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bandung Barat meminta warga untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan di musim kemarau.
Berdadarkan data Damkar KBB pada tahun 2023, jumlah kebakaran hutan di Kabupaten Bandung Barat mencapai 232 kasus.
Peristiwa karhutla tersebut terjadi dalam rentang waktu awal musim kemarau hingga Oktober 2023 lalu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Aminah Anshoriah mengatakan, hanya dalam waktu empat bulan di masa musim kemarau kasus karhutla mencapai 232 kasus di wilayahnya.
“Pada tahun 2023 di bulan Juli terjadi 11 peristiwa, Agustus 54 peristiwa, September 88 peristiwa dan Oktober 79 peristiwa dengan total kejadian Kahutla sebanyak 232 kasus,” katanya saat dihubungi, Selasa (13/08).
Ia menambahkan, kebakaran yangbterjadi di hutan umumnya disababkan dari warga yang mempunyai kebiasaan membakar sampah kering, sehingga merambat ke area sekitar pembakaran.
“Biasanya di musim kemarau kerap terjadi kebakaran di hutan, kebun, alang-alang dengan berbagai penyebab pemicu kebakaran tersebut,” katanya.
Selain kebakaran hutan yang disebabkan pembakaran sampah dan kebiasaan mrmbuang puntung rokok sembarangan, ia juga mengimbau agar warga berhati-hati pada instalasi listrik yang kurang baik dan senantiasa mengecek kompor saat akan meninggalkan rumah.
“Selain korsleting listrik, biasanya kebakaran terjadi karena kelalaian, seperti bakar sampah ditinggal, buang puntung rokok sembarangan, masak lupa mematikan kompor,” imbuhnya.
Ia mengimbau, masyarakat untuk senantiasa waspada dan selalu berhati-hati karena kebakaran bisi dipicu akibat kelalaian yang dilakukan.
“Kami Damkar Kabupaten Bandung Barat akan selalu mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama waspada terhadap potensi kebakaran di musim kemarau ini,” tegasnya. (*)






