Bangun Bandung Barat, Ade Sudrajat Usman Bidik Pembangunan SDM dan Industrialisasi Berbagai Sektor

Calon Wakil Bupati Bandung Barat, Ade Sudrajat Usman dari Partai NasDem yang akan berpasangan dengan Calon Bupati dari PDIP, Hengki Kurniawan. Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Calon Wakil Bupati Bandung Barat Ade Sudrajat Usman yang diusung oleh Partai NasDem dan akan berpasangan dengan Calon Bupati Hengki Kurniawan dari PDIP di Pilkada yang dilaksanakan bulan November 2024 nanti mengatakan, KBB harus bisa membuktikan lebih maju selepas terpisah dari Kabupaten Bandung.

“ Jangan sampai kita terpisah dari Kabupaten Bandung tapi kita tidak bisa lebih baik. Pembangunan itu bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga peradaban. Sumberdaya manusia,” kata Ade Sudrajat Usman yang mempunyai lantar belakang pengusaha dan pernah menjadi Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia tahun 2000 – 2010.

Ia juga mengatakan dengan pengembangan sumberdaya manusia ini, maka ketika mencari berbagai ahli, Bandung Barat menjadi tempatnya.

Selain pembangunan SDM, Ade juga mengatakan bahwa industrialisasi pertanian dan perternakan diperlukan juga untuk membangun KBB. Artinya pertanian dibuat dengan memikirkan modernitas sehingga pertanian dan perternakan memiliki value dan daya saing.

“Pertanian dan perternakan dari mulai bahan baku sampai sampahnya bisa memiliki nilai jual. Misal kotoran sapi tidak terbuang tapi jadi biogas. Ini kan akan memunculkan daya saing,” imbuh Ade Sudrajat Usman yang menyandang S1 Teknik Tekstil dan menjadi Komisaris PT. Adetex

Ia juga menyinggung soal tentang peternakan yang menjadi potensi di KBB bisa lebih maju bisa dibuat dengan kerjasama lintas sektoral diantaranya pengelolaan pakan harus dilakukan dengan baik dan peran serta Pemerintahan Desa melalui Badan Usaha Milik Desa harus bisa menghubungkan antara penyedia pakan dengan peternak, sehingga saling menguntungkan.

Ade, juga menggaris bawahi bahwa Bandung Barat memiliki potensi yang luar biasa dalam pembangunan wisata. Ia mengatakan bahwa wisata di Bandung Barat bagian selatan harus dilakukan secara komprehensif.

“Perlu ada mata rantai yang baik dan kesemuanya dibangun, baik infrastruktur maupun profesionalitas pengelolaan wisatanya, sehingga menarik pengunjung untuk datang,” ungkapnya.

Konsep lainnya yang disorot Ade adalah soal sampah. Ia mengatakan bahwa sampah jangan dijadikan beban, melainkan harus dijadikan keuntungan dengan cara membuat sampah menjadi bernilai ekonomi.

“Kita harus memiliki konsep bahwa sampah pun harus menjadi salah satu industri. Sampah bisa menjadi pupuk maupun yang non organik menjadi produksi daur ulang. Sampah plastik jadi plastik lagi atau jadi batako,” pungkas Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai NasDem Jawa Barat, Ade Sudrajat Usman . (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *