BANDUNGSATU.COM – Ernawan Natasaputra masih berupaya untuk bisa mendapatkan rekomendasi untuk menjadi Bakal Calon Bupati Bandung Barat, dari Partai Gerindra. Ernawan mengklaim bahwa apa yang ditempuhnya sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan oleh DPP Partai Gerindra.
Selain mengikuti mekanisme penjaringan dari mulai tingkat DPC Partai Gerindra KBB dan diteruskan ke DPD dan DPP, Ernawan salah satu tokoh putra daerah mempunyai basis massa hingga akar rumput karena ketokohannya.
Ketokohan itu diyakini dapat meraup suara besar untuk kemenangan di Pilkada 2024.
Atas Dasar hal itu, sejumlah kader berupaya meyakinkan DPP Partai Gerindra untuk memberikan rekomendasi pada Ernawan untuk bertarung di Pilkada 2024 mendatang.
Salah satunya, Kader Partai Gerindra dari Kampung Tutugan Cihanjuang Rahayu/Parongpong, Bandung Barat, Bambang Irawan, telah menyampaikan surat dukungan penuh 16 PAC Partai Gerindra KBB DPP Partai Gerindra.
“Alhamdulillah, hari Selasa ini (30/7/2024) telah kami sampaikan surat penyataan dukungan penuh dari 16 Ketua PAC Partai Gerindra se Kabupaten Bandung Barat untuk disampaikan ke Ketua Umum DPP Partai Gerindra sebagai bahan pertimbangan,” kata Bambang.
Ia mengatakan, surat dukungan 15 PAC diterima bagian sekretariat DPP Partai Gerindra.
“ Pak Nandar dari bagian keseketariatan DPP Partai Gerindra yang menerima surat ini,” ujarnya.
Bambang juga mengatakan surat dukungan tersebut selain diserahkan pada DPP, tembusannya disampaikan pula kepada DPD Partai Gerindra Jabar di Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 25 Lingkar Selatan Kota Bandung.
“Dengan surat ini, kelak apabila turun kebijakan dari DPP, mohon kita semua fatsun, siapapun rekomendasi DPP, itulah yang kita ikuti dan tindaklanjuti di lapangan,” pungkas Bambang mengutip petugas peerima surat dukungan.
Sementara itu, DPC Partai Gerindra KBB telah mendeklarasikan calon Bupati KBB yang diusung Partai Gerindra adalah TB Ardi Yanuar, pada Selasa (30/07).
Deklarasi ini membuat Calon Bupati yang mendaftar ke Partai Gerindra akhirnya ‘gigit jari,’ karena yang diusung oleh partai Gerindra adalah ‘dropingan’ dari pusat.
Padahal para calon Bupati yang mendaftar ke Partai Gerindra itu sudah berjuang dengan mengeluarkan uang banyak untuk memasang baliho dan sosialisasi ke masyarakat yang berada di wilayah KBB, sudah mengeluarkan baik itu moril dan maupun materil. Tetapi harapan para calon saat ini cuma bisa meratap.
Di sisi lain, Ketua DPC Gerindra KBB, Pipih Supriati, bersyukur DPP partainya sudah mengeluarkan rekomendasi pada TB Ardi Januar.
“Saya atas nama ketua DPC Gerindra Bandung Barat hari ini alhamdulilah telah kedatangan calon bupati dari Partai Gerindra yang sudah direkomendasikan oleh DPP Partai Gerindra yaitu Kang Tebe Ardi,” kata Ketua DPC Gerindra KBB, Pipih Supriati di Kantor DPC Partai Gerindra.
Pipih mengatakan, TB Ardi sudah mengadakan silaturahmi dan konsolidasi kepada seluruh jajaran DPC Partai Gerindra KBB.
“Tentunya saya selaku Ketua DPC Partai Gerindra ingin menyampaikan beberapa poin,” kata Pipih.
“DPC akan tunduk patuh dan tegak lurus dengan keputusan partai terkait rekomendasi Pilbup KBB. DPC secara intens berkomunikasi dengan DPD Provinsi Jawa Barat,” tegas Pipih.
Pipih pun mengatakan, pihaknya akan terus bekerja keras untuk melakukan konsolidasi kepada kader hingga akar rumput dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menggalang kekuatan dan memenangkan Pilbup.
“Kami tegaskan bahwa sampai saat ini DPC partai Gerindra Bandung Barat tetap solid, kompak dan satu komando. Tidak ada perpecahan antara kami bila ada informasi yang simpang siur kemarin itu adalah bagian dinamika. Hari ini adalah jawabannya,” ujarnya.
Sementara itu TB Ardi Januar mengatakan, bersama teman-teman di DPC Partai Gerindra dan Tobiyas Ginanjar yang merupakan anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Gerindra hari ini hadir untuk meneguhkan komitmen sama-sama dalam berjuang di Pilbup KBB nanti.
“Seperti yang disampaikan ketua bahwa rekomendasi tugas kepada bakal calon Kepala Daerah Bandung Barat sudah turun dan amanah itu diberikan kepada saya sehingga yang harus kami lakukan sama-sama adalah mentaati itu semua dan menjalankan perintah partai, kerja politik menyatukan barisan agar tegap lurus dan satu komando,” paparnya.(*)






