BANDUNGSATU.COM – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali menyelenggarakan program mudik gratis membantu bagi masyarakat yang hendak pulang kampung pada Lebaran Idul Fitri Fitri 1446 Hijriah / 2025 Masehi.
Tahun ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat akan menyiapkan 3 unit bus. Layanan ini, bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pemudik, serta mengurangi kepadatan kendaraan di jalur mudik.
Kepala Dinas Perhubungan KBB Fauzan Azima menuturkan, ada 3 unit bus yang disediakan dalam program mudik gratis kali ini, diproyeksikan untuk melayani 150 jiwa dengan satu rute jurusan Jawa Tengah yakni Jogjakarta dan Solo.
“Lebaran tahun ini kami kembali menggelar program mudik gratis. Jumlah kuota 150 orang, sebanyak 3 unit bus. Jalurnya ke selatan dengan tujuan akhir ke Jogja – Solo,” tuturya, Senin (10/03).
Asep menjelaskan, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan mudik gratis hanya perlu mendaftar secara online melalui situs resmi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
“Pemda KBB membantu masyarakat, untuk program mudik gratis ini, juga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kita dapat mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan,” ujarnya.
Fauzan pun menyebut Pendaftaran untuk program mudik gratis ini akan mulai dibuka pada tanggal 17 Maret 2025 dan akan berangkat pada tanggal 27 Maret 2025. “Direncanakan pendaftaran di buka tanggal 17 Maret 2025. Pemberangkatan tanggal 27 Maret,” ucapnya.
Bagi para pemudik yang ingin mengikuti program ini, mereka hanya perlu melengkapi beberapa syarat, seperti KTP dan bukti domisili asli Kabupaten Bandung Barat. Serta memilih rute keberangkatan yang diinginkan.
Fauzan menambahkan, program mudik gratis, diharapkan masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terorganisir. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini agar mudik lebih lancar dan terkoordinasi.
Fauzan memastikan setiap warga KBB bisa mengikuti program mudik gratis ini. “Tidak ada batasan dalam Kartu Keluarga. Artinya sepanjang kuotanya masih ada atau memenuhi, kalaupun misal dalam satu KK ada 3-5 jiwa bisa ikut semua. Nanti ada juga periode pendaftaran,” ungkapnya. (*)






