BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Lepas menjabat sebagai Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan memutuskan untuk Kembali melanjutkan kiprahnya di dunia politik dengan maju menjadi Caleg DPRRI di Dapil 2 Jabar, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Berbekal pengalaman sebagai Bupati yang banyak mengunjungi wilayah pinggiran, dalam berbagai kesempatan bersilaturahmi dengan warga dan konstituennya, Hangki berulang kali mengatakan ia telah membuat program yang manfaatnya nanti dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
“Bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat ada beberapa program yang ingin saya perjuangan diantaranya ada di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan juga meningkatkan income para pelaku UMKM,” kata Hengki, Senin (05/02).
Menambah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di beberapa tempat, adalah salah satu programnya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di KBB.
“Saya ingin di setiap kecamatan itu ada RSUD baru yang lebih banyak lagi. Misalnya di Bandung Barat itu kan kita ingin memperjuangkan RSUD di Batujajar kemudian juga misalnya di wilayah selatan di Gununghalu atau pun juga RSUD di Cipeundeuy,” Jelas Hengki.
Hengki mengakui untuk mewujudkan programnya itu membutuhkan biaya yang sangat besar. Oleh karenanya, ia mendorong agar anggaran dari pusat maksimal masuk ke KBB.
“Tentu anggaran dari pusat itu besar makanya perlu adanya wakil yang bisa membawa anggaran dari pusat untuk KBB. Sedangkan selama ini saya melihat emang banyak bantuan itu ke Kabupaten Bandung, nah Bandung Baratnya kurang maksimal. Oleh sebab itu, saya ingin memperjuangkan anggaran yang lebih banyak untuk KBB untuk infrastukturnya dan kemudian untuk pendidikan, untuk kesehatan dan yang lainnya,” kata Hengki.
Untuk mewujudkan program yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, dengan anggaran yang dapat mencover program tersebut, menurut Hengky kolaborasi lintas Komisi adalah suatu keniscayaan. Bila itu dilakukan, maka semua program yang direncanakan akan berjalan dengan baik.
“Kuncinya adalah kita juga nanti ke depan harus kolaborasi lintas komisi gitu. Jadi tidak hanya menyesuaikan dengan komisi kita ditugaskan tapi kita bisa berkolaborasi dengan komisi V di infrastruktur dan komisi X di Pendidikan. Selanjutnya untuk kesehatan dengan pola komunikasi yang baik dan juga mudahnya kita beradaptasi dengan elit-elit partai semoga bantuan untuk KBB semakin banyak,” urai Hengki.
Hengki juga mengatakan sektor yang paling ia perjuangkan adalah industri kreatif dan UMKM. Terlebih, dua sektor ini banyak sekali diminati anak muda yang ingin mandiri.
“Hari ini kan kita sudah memperjuangkan ke IKEA tinggal diupdate lagi jadi UMKM harus naik kelas jadi bentuk dukungannya berupa support-support alat produksi itu juga kita cari di pusat. Kita sih selama ini sudah banyak memberikan dukungan mulai dari pelatihan juga bantuan bantuan alat tapi memang karena kebutuhannya masih besar itu perlu kolaborasi dengan pusat,” tegasnya.
Ia menjelaskan agar UMKM bisa naik kelas, perlu ada tempat yang mewadahi mereka dengan etalase Khusus. Yang sudah ia liahat dan lakukan adalah menggandeng IKEA. Ia berharap IKEA dapat dimaksimalkan dalam mendukung kemajuan ekonomi para pelaku UMKM.
“IKEA sendiri merupakan etalase yang sangat bagus untuk UMKM berkiprah. Jadi jangan sampai tidak dimanfaatkan, UMKM kita harus naik kelas dari sisi packagingnya perlu adanya satu tempat misalnya inkubator bisnis dan juga pusat kreatifitas di KBB,” pungkasnya. (*)






