Imbas pergerakan tanah yang terjadi pada Februari lalu, 90 Siswa SDN 1 Babakan Talang dikabarkan berlajar di Lapangan Sepakbola Gombong, imbas bangunan sekolah mereka rusak.
Hal tersebut dibantah oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, yang menegaskan bahwa puluhan siswa SDN 1 Babakan Talang, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga telah ditempatkan di SDN 2 Babakan Talang dan SDN Sukamanah untuk menjalankan proses belajar mengajar (KBM).
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat juga memastikan bahwa kegiatan belajar yang dilaksanakan di lapangan sepakbola, karena tengah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Jadi tidak ada kegiatan KBM di lapang sepakbola, tadi tuh cuma MPLS saja. Kegiatan belajar siswa tak terganggu, sudah kita ditempatkan di SDN 2 Babakan Talang,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan, Rustiyana, Senin, (15/07)
“Kita harap orang tua siswa bisa memaklumi, ini terpaksa kita lakukan karena kondisi darurat. Jadi mohon sabar dan rela siswanya dipindahkan dulu ke SDN Babakan Talang 2,” imbuh Rustiyana.
Ia mengatakan Dinas Pendidikan Bandung Barat telah melakukan proses relokasi dan pembangunan ulang gedung SDN 1 Babakan Talang usai roboh diterjang bencana pergerakan tanah. Sampai saat ini pihaknya, masih mencari lahan representatif dan aman dari bencana untuk dibangun gedung sekolah baru.
“Memang relokasinya memerlukan waktu panjang karena kita harus pastikan status lahannya aman dari sisi status, administrasi dan potensi bencana. Ini harus benar-benar dipastikan agar tak ada masalah di kemudian hari. Jadi memang prosesnya lama, tapi yang terpenting kegiatan belajar masih tetap berjalan aman,” jelas Rustiyana. (*)






