BANDUNG BARAt, BANDUNGSATU.COM- Pelaksanaan Sosialisasi Penanganan Pelanggaran (Sonagar) terkait Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2023 tentang Sentra Penegakkan Hukum Terpadu Pemilihan Umum yang dilaksanakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat mendapatkan beragam respons positif dari sejumlah pihak.
Pasalnya, penegakan Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2023 ini dinilai penting agar setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu di Bandung Barat bisa berjalan dengan lancar.
“Kegiatan Sonagar ini merupakan bentuk sinergitas antara KPU dan Bawaslu agar senantiasa mengawal bersama dalam proses penyelenggaraan pemilu yang sudah berjalan hingga akhir pemungutan suara dan rekapitulasi pada 2024 mendatang,” kata Ketua KPU KBB, Adie Saputro saat ditemui di Novena Hotel Lembang, Rabu 24 Mei 2023.
Adi berharap, seluruh pihak bisa bersama-sama mewujudkan Pemilu yang lebih baik lagi dan meminimalisir sengketa pemilu yang kemungkinan akan terjadi ke depannya.
“Pemilu 2024 nanti juga akan kami perjuangkan agar sukses,” katanya.
Adie menilai, potensi sengketa bakal selalu ada dalam setiap perhelatan Pemilu, salah satunya dengan adanya dokumen yang dimiliki tidak sesuai dengan ketentuan atau dari internal partai terhadap pengajuan bakal calon yang tidak sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
“Salah satu contohnya seperti banyaknya pendaftaran tetapi kebutuhan sedikit. Namun, KPU KBB berharap dapat meminimalisir sengketa tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan, KNPI KBB, Rochmat Bachtiar menilai, Sonagar ini merupakan langkah awal untuk Bawaslu dapat menegakkan hukum secara terpadu dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Paling penting optimalisasi yang akan dilakukan Bawaslu saat ini sebagai upaya pencegahan terhadap pelanggaran pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu, baik dari pihak penyelenggara maupun peserta Pemilu,” katanya.
Rochmat menyebut, sebagai unsur organisasi kepemudaan yang diundang, KNPI KBB siap bersinergi, mengawal, dan juga mengimplementasikan, sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 dapat terlaksana secara demokratis dan paripurna.
“Kami juga siap melaksanakan dan bersinergi bersama semua pihak untuk bisa mengawal penyelenggaraan Pemilu agar Bandung Barat lebih baik ke depannya,” imbuhnya.
Sebagai langkah awal, lanjut Rochmat, pihaknya pun bakal menyusun sejumlah langkah strategis di internal, salah satunya dengan menyelenggarakan beberapa kegiatan seperti musyawarah tingkat kecamatan.
“Kemudian, KNPI, Bawaslu, dan KPU akan bersama-sama turun ke lapangan untuk mensosialisasikan hal-hal yang perlu diketahui masyarakat,” tegasnya. (*)






