BANDUNGSATU.COM – Selepas Sutikno, mantan Kejati Jabar, menjabat sebagai Kajati Daerah Khusus Jakarta, kepemimpinan Kejaksaan Tinggi Jabar beralih kepada RD Teguh Darmawan, yang dilantik hari ini, Selasa (11/08).
Teguh Darmawan dilantik Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan sejumlah Kepala Kejaksaan Tinggi dan pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.
Atas pelantikan ini, aktivis Jabar, Agus Satria, menyambut baik. Terlebih saat dilantik Jaksa Agung ST Burhanudin sudah memberikan arahan bahwa pejabat yang dilantik telah memenuhi proses dan pertimbangan yang matang.
”Jaksa Agung saat melantik para Kajati menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses penilaian dan pertimbangan yang matang. Ia mengingatkan bahwa amanah baru tersebut datang di tengah tingginya perhatian dan sorotan masyarakat terhadap institusi kejaksaan,” kata Agus Satria.
”Pendulunya sudah memiliki track record baik, tentu pak Teguh ingin lebih baik dari pak Sutikno. Setidaknya meneruskan track record terbaik Kejati Jabar,” imbuh Agus.
Menurut Burhanuddin, para pejabat baru harus segera menunjukkan kinerja terbaik untuk memperkuat integritas lembaga serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Agus juga mengatakan bahwa dalam pelantikan tersebut, jaksa Agung juga meminta seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi untuk memberikan perhatian khusus terhadap penanganan perkara yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk kasus yang berdampak terhadap keuangan negara dan perekonomian nasional.
”Pergantian ini pasti menyita perhatian publik, apalagi Jawa Barat adalah salah satu provinsi dengan aktivitas penegakan hukum yang tinggi, mulai dari penanganan perkara korupsi, tindak pidana umum, hingga pengawasan proyek-proyek strategis pemerintah. Kami, para aktivis akan ikut membantu pengawasan penegakan hukum soal korupsi, projek strategis pemerintah dan penegakan hukum lain di Jawa Barat yang menjadi perhatian publik,” ungkap Agus.
Agus pun mengatakan, masyarakat pasti menaruh harapan besar pada Kejati Jawa Barat agar semakin profesional, transparan, serta mampu menghadirkan kepastian hukum yang berkeadilan.
”Semoga pak Teguh dapat memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya dalam memberantas tindak pidana korupsi dan mengawal penyelamatan keuangan negara di wilayah Jawa Barat. Itu harapan kami, para aktivis dan masyarakat Jawa Barat,” ungkap Agus.
Agus Satria berharap Kejati Jawa Barat yang baru dilantik bisa menjawab harapan masyarakat akan penegakan hukum yang tegas, berintegritas dan berpihak pada kepentingan publik.
“Selamat bertugas, pak Teguh. Kami tunggu gebrakannya untuk penegakan hukum di Jawa Barat,” pungkas Agus Satria. (*)






