PJ Bupati KBB Arsan Latif, Harga Beras Ada Kenaikan Ketika Sidak di Pasar Padalarang

PJ Buapati Bandung Barat, Arsan Latif didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan , Ricky Riyadi meninjau langsung harga sembako di Pasar Tagog Padalarang. Foto/Prokompim KBB

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Harga sembilan bahan pokok di beberapa mulai ada kenaikan, terutama harga beras disejumlah pasar tradisional Kabupaten Bandung barat,tak kunjung turun. Hal ini diakibatkan oleh stok beras dari distributor yang kurang pasokannya. Di pasar tradisional harga beras medium sudah tembus harga Rp.13.000,- per kilogram, sementara untuk harga beras premium sudah mencapai diangka harga Rp. 15.000,- per kilogram.
Harga beras tinggi dipengaruhi oleh musim kemarau yang panjang, menyebabkan tanah pertanian mengering dan banyak para petani gagal panen.
Adanya informasi sembilan bahan pokok terutama harga beras yang tinggi, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif di dampingi Kepala Disperindag Ricky Riyadi melakukan survey harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di pasar Curug Agung Padalarang, Kamis (28/09)
Survey ini dilakukan yang dilakukan oleh PJ Bupati KBB, Arsan Latif tidak lain untuk memonitor secara langsung harga sembilan bahan pokok di kawasan pasar Curug Agung Padalarang.

Arsan mengatakan, secara umum bahan pokok yang di jual masih relatif stabil meskipun ada beberapa bahan pokok yang harga jualnya naik

“Dalam survey di Pasar Padalarang harga bahan pokok yang naik salah satunya beras bahkan kenaikannya sekitar 2,5 ribu sampai 3,5 ribu”, ujarnya.

Pemerintah Daerah Bandung Barat Bersama Ketua Koperasi Pedagang Pasar Curug Agung (KPPCA), Budi Sudrajat dalam waktu dekat akan bekerjasama untuk mengoptimalkan koperasi bagi para pedagang di Pasar Padalarang.

Hal ini dilakukan Pemda Bandung Barat dan Koperasi untuk memmantau ketersediaan bahan pangan maupun sembako agar dipastikan tersedia untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Salah satu tugas pemerintah bagaimana memastikan kebutuhan dasar masyarakat sudah tersedia, dan harga pangan tidak melonjak,” tegasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *