BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Pendaftaran Bakal Calon Bupati Bandung Barat yang dibuka Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Bandung Barat, resmi ditutup pertengahan April lalu.
Dari 10 kandidat yang mengambil berkas pendaftaran ke PAN, tercatat yang mengembalikan berkas hanya 8 orang. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari Politisi, pengusaha, kepala desa, hingga ASN aktif.
“Rangkaian penjaringan bakal calon bupati sudah kita tutup sejak 19 April. Berdasarkan catatan ada 10 orang yang mendaftar, tapi yang mengembalikan berkas ada 8 orang” kata Ketua Bapilu DPD PAN Bandung Barat, Saprudin Hidayat, Rabu (01/05).
Delapan peserta penjaringan Balon Bupati Bandung Barat dari PAN tersebut yakni Asep Bayu yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD PAN Bandung Barat, Kepala Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisarua, Yanto “Steve Ewon,” Kades Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Gagan Wirahma.
Kemudian ada pula dari kalangan pengusaha, yaitu, Dansah Widansah, mantan birokrat Asep Ilyas, tokoh masyarakat, Iyan Budiman. Yang berlatar belakang Polri, Kukun Gunawan, dan yang merupakan ASN aktif adalah Hassanudin yang menjabat Kepala Bagian Kesra Setda Bandung Barat
Saprudin juga mengatakan formulir yang sudah dikembalikan oleh delapan kandidat calon bupati Bandung Barat itu sudah diberikan ke DPP PAN untuk diperiksa berkasnya dan dilakukan tahap penjaringan selanjutnya.
“Untuk penentuannya kan di DPP saya juga gak tau siapa yang akan diberikan SK,” imbuh Saprudin.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam Pilkada di KBB, tidak ada satupun Parpol yang bisa mencalonkan pasangan calon bupati seorang diri. Karena itu setelah menyelesaikan tahapan pendaftaran Balon Bupati, pihaknya akan segera melakukan pendekatan dengan parpol lain untuk menjalin koalisi.
Hal itu dilakukan karena di KBB, tidak ada satu Parpol pun berhasil mendapatkan 20 persen suara yang menjadi sarat untuk mengusung pasangan calon kepala daerah.
“Kami di daerah melakukan koordinasi dengan beberapa partai politik. Kan kami harus berkoalisi dan yang penting memiliki kesamaan. Tentu harus sesuai dengan visi dan misi yang bisa memajukan Bandung Barat,” ujar Saprudin.
Ia juga mengatakan, bahwa delapan Balon Bupati tersebut akan diseleksi setelah berlangsung Rakornas DPP PAN pada tanggal 9-11 Mei 2024. Selain itu DPD PAN juga masih menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dalam melakukan penjaringan.
“Kami ditugaskan dari pusat untuk penjaringan, nanti di pusat akan diadakan rakornas mungkin setelah itu kami menunggu arahan dari pusat juklak dan juknis nya. Setelah itu kami melakukan wawancara dan pendalaman kepada bakal calon yang sudah mendaftar di PAN,” pungkas Saprudin. (*)






