BANDUNGSATU.COM – Seperti tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Cimahi kembali akan memberangkatkan warga yang akan mudik untuk berlebaran di kampung halamanya. Pendaftaran mudik yang diinisiasi Pemkot Cimahi melalui Dinas Perhubungan dibuka pada 12 sampai 14 Maret lalu secara online.
Setelah terdaftar secara online, pemudik harus melakukan verifikasi berkas secara langsung pada 20-22 Maret 2025 di Kantor Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Gedung C lantai 4 Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi. Syaratnya, pemudik harus membawa foto kopi kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).
“Pendaftaran sudah dibuka secara online, jadi masyarakat bisa daftar langsung dari rumah lewat HP. Informasinya sudah disebar ke kelurahan dan kecamatan,” terang Kepala Bidang Angkutan dan PJU pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Iwan Ridwan, Selasa lalu (12/03).
Iwan menjelaskan, layanan mudik gratis dari Pemkot Cimahi tahun ini akan menempuh perjalanan dari Cimahi menuju Semarang via Cirebon dan Cimahi menuju Solo via Yogyakarta. Para pemudik rencananya akan diberangkatkan pada 29 Maret 2025 dari Pemkot Cimahi.
Untuk mudik gratis Idul Fitri 1446 Hijriah, kata Iwan, Pemkot Cimahi menyediakan kuota sebanyak 750 orang. Mereka akan diberangkatkan menggunakan 15 bus, dengan anggaran Rp 200 juta lebih. Para pemudik akan dibekali makanan ringan dan minum selama perjalanan.
“Untuk Cimahi meluncurkan 15 bus, kuotanya mencapai 750 orang. Kalau tahun kemarin itu sekitar 462 orang menggunakan 8 bus,” ucap Iwan.
Iwan menegaskan, mudik gratis di Kota Cimahi ini diprioritaskan untuk warga yang belum kebagian program tersebut tahun sebelumnya. Selain itu, setiap KK hanya dibatasi untuk empat orang saja.
“Prioritasnya untuk masyarakat yang tidak mampu dulu, nanti kita sesuaikan lewat KK,” tegasnya.
Iwan pun mengatakan bahwa tujuan mudik gratis ini adalah untuk meningkatkan pelayanan serta sebagai bentuk kepedulian. Pihaknya ingin mengurangi pemudik dari Kota Cimahi yang biasanya menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Sebab, menurutnya, mudik menggunakan sepeda motor lebih berisiko.
“Jadi banyak sekali warga Cimahi yang pulang ke kampung halaman menggunakan sepeda motor, Pemkot Cimahi lewat mudik gratis untuk mengurangi mudik menggunakan kendaraan roda dua,” pungkas Iwan. (*)






