BANDUNGSATU.COM – Pasangan HADE (Hengki Kurniawan – Ade Sudrajat -red) calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupate Bandung Barat melaksanakan tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Sabtu (31/08), sebagai salah satu persyaratan setelah sebelumnya Hengki Kurniawan dan Ade Sudrajat mendaftarkan diri di KPU pada Kamis (29/08) untuk maju di Pilkada 2024 mendatang.
Hengki mengaku bahwa test kesehatan yang meliputi pemeriksaan jasmani baru dilakukan Besok, sementara hari ini baru dilakukan psikotes.
“Alhamdulillah hari ini, tahapan test kesehatan kita lalui. Hari ini lebih banyak tes rohani ya. Jasmaninya besok jam tujuh pagi. Bagi kami berdua, ini tahapan yang sangat penting. Karena untuk melihat bagaimana pemimpin itu memiliki psikologi yang baik dan juga fisik yang baik,” kata Hengki.
Hengki menambahkan jika pemimpinnya sehat dan kuat, kemungkinan pemerintahan yang dijalankan pun akan produktif.
Hengki sendiri mengaku pemeriksaan yang dilakukan hari ini berjalan cukup panjang, selama 7 jam. Dimulai pada pukul 9.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.
”Besok juga sepertinya waktunya lebih panjang ya, karena ada wawancara juga,” ungkap Hengki.
Pasangan ‘HADE’ Menjalani Periksaan Kesehatan di RSHS Bandung, Bersama dengan Pasangan calon bupati dan wakil bupati KBB Lainnya
Usai masa pendaftaran para Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Kamis lalu (29/08), kelima pasang calon tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pada Sabtu (31/08).
Para calon Bupati dan Wakil Bupati, Didik Agus Triwiyono-Gilang Dirga, Sundaya-Aa Maulana, Jeje Ritchie Ismail-Asep Ismail, Edi Rusyandi-Unjang Asari, dan pasangan Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat (HADE -red) menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi fisik dan psikis mulai pukul 09:00 WIB.
Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSHS Bandung, dr Fitra Hergyana mengatakan pemeriksaan kesehatan ini menerjunkan sebanyak 25 dokter spesialis terbaik.
Dalam kesempatan itu, RSHS tak hanya memeriksa para calon dari Bandung Barat tapi juga 7 Kabupaten/Kota lain serta 4 Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur.
“Mudah-mudahan hari ini bisa berjalan lancar. Pemeriksaan akan dilaksanakan selama 2 hari fisik dan psikis oleh 25 dokter spesialis. RSHS merupakan rumah sakit rujukan nasional di bawah Kemenkes, para dokter yang kami pilih merupakan para tenaga kesehatan terbaik,” jelas Fitra.
Fitra mengatakan, satu per satu para calon dan wakilnya diperiksa mulai dari kesehatan hidung, mata, telinga, saluran pencernaan, serta organ dalam seperti jantung dan hati.
“Pemeriksaan fisik dan psikis ini dilakukan oleh para dokter spesialis mulai dari pemeriksaan mata, telinga, hidung, penyakit dalam, jantung, dan lainnya,” jelasnya.
Fitra menambahkan, tim medis akan melakukan tes kesehatan secara komprehensif dan memaksimalkan prosesnya agar bisa tuntas maksimal tanggal 2 September 2024. Hasil pemeriksaan ini, kemudian akan diberikan kepada KPU.
“Nanti hasilnya akan diberikan ke KPU maksimal 2 September 2024,” tegas Fitra.
Di tempat yang sama, KPU Bandung Barat menyampaikan apresiasi kepada pasangan Calon Bupati yang datang tepat waktu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Tahapan ini menjadi rujukan KPU sebelum menetapkan para Calon dan melakukan penomoran.
“Jadi pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahapan lanjutan setelah kita kemarin menjalani pendaftaran. Pemeriksaan ini akan dilaksanakan selama dua hari. Untuk hari pertama para bakal calon akan menjalani pemeriksaan rohani atau tes psikis,” kata Ketua KPU Bandung Barat Ripqi Ahmad Sulaeman saat ditemui di RSHS Bandung. (*)






