BANDUNGSATU.COM – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Tingkat Desa se-Kabupaten Bandung Barat Tahun 2025 di Lembang Asri Resort, Rabu (5/11).
“Bimbingan teknis pengelolaan pelayanan administrasi kependudukan di tingkat Desa se Bandung Barat Tahun 2005 secara resmi, saya tutup,” kata Jeje.
Bupati Jeje menyoroti kesulitan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan akibat jarak yang jauh, biaya transportasi, dan keterbatasan waktu menuju Kantor Dukcapil Kabupaten Bandung Barat, terutama bagi warga kurang mampu dan lanjut usia.
“Pemandangan indah di Lembah Asri. Angin gunung membawa sejuk suasana. Dengan BIMTEK ini kita siap beraksi. Untuk desa maju dan rakyat sejahtera,” ungkap Jeje berpantun.
Untuk mengatasi kendala ini, program Petugas Registrasi Desa diluncurkan dengan harapan dapat mendesentralisasikan pelayanan Adminduk , sehingga masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke Kantor Dukcapil, yang pada akhirnya akan menghemat waktu, biaya dan tenaga.
“Nah, semakin ikhlas, semakin tinggi pahalanya,” kata Jeje memberi motivasi.
Jeje mengatakan, bimtek ini bertujuan membekali calon petugas dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu menjadi perpanjangan tangan Dinas Dukcapil di tingkat desa, serta memberikan pelayanan yang prima, ramah, dan akurat.
Jeje juga menegaskan bahwa dokumen kependudukan bukan hanya kebutuhan administratif, melainkan hak dasar setiap warga negara. Pembentukan petugas ini memiliki peran strategis karena semakin banyak masyarakat memiliki dokumen resmi, semakin mudah bagi Pemerintah dalam merencanakan program pembangunan dan penyaluran bantuan sosial secara tepat sasaran.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, kata Jeje, berkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas layanan ini hingga ke desa-desa, dengan harapan para peserta Bimtek dapat menjadi petugas yang kompeten, amanah, dan profesional dalam melayani masyarakat. (*)






