BANDUNGSATU.COM – Masyarakat saat ini sudah sadar akan perlunya minum air yang higenis untuk asupan sehari-hari. Itu lah sebabnya, banyak warga yang bergantung pada isi ulang atau air mineral kemasan, agar mereka tetap terjaga kondisi asupan minumnya.
Mengurangi beban masyarakat agar air minum tidak masuk dalam anggaran yang memberatkan, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Hengki Kurniawan dan Ade Sudrajat (HADE) memprioritaskan Program Air Minum Gratis yang akan dibangun di 165 Desa.
“Program air minum gratis di 165 Desa di Kabupaten Bandung Barat. Lumayan mengurangi pengeluaran bulanan air galon. InshaaAllah Pasangan HADE (Hengki – Ade ) terus berupaya meringankan beban masyarakat melalui program – program Pro Rakyat. Salam 3 Jari,” tulis Hengki di akun Instagramnya (06/11).
Hengki mengaku membidik program ini, karena bagian dari program prioritas kesehatan. Sementara, air minum yang bersih adalah salah satu syarat manusia gar terjaga kesehatannya selain asupan makanan yang sehat pula.
“Air minum harus benar-benar bersih untuk menunjang kesehatan dan kesehatan ini sudah menjadi program prioritas kami, HADE,” tukas Hengki Kurniawan.
Program-program yng dibesut Pasangan HADE, memang bermuara pada apa yang dibutuhkan masyarakat, selain infrastruktur.
Paslon HADE mengungkapkan program tersebut berasal dari ‘belanja masalah’ setiap kali bersilaturahmi dengan warga konstituennya di berbagai sudut Bandung Barat.
Tidak hanya program kesehatan, bahkan keresahan warga soal ’Bank Emok’ pun menjadi perhatian pasangan tersebut. Maraknya ’Bank Emok’ yang meresahkan karena bunganya yang fantastis sehingga memberatkan warga menjadi sorotan Paslon HADE dan siap dipecahkan.
Pasangan HADE akan berupaya keras untuk memberantas ’Bank Emok’ dengan mengetengahkan program ekonomi kerakyatan.
“Kami berkomitmen akan memberantas ’Bank Emok’ di Kabupaten Bandung Barat dengan kredit HADE, pinjaman modal usaha tanpa bunga, tanpa jaminan. Insyaallah menjadi solusinya. Kami ingin KBB sejahtera tanpa riba,” kata Hengki Kurniawan
“Insya Alllah kita hadirkan kembali program-program pro rakyat seperti jalan leucir, jalan caang. Kita perbaiki wilayah Utara dan Selatan, dulu. Nah sekarang kita akan fokuskan untuk wilayah seluruh kecamatan dan sekitarnya,” imbuh Hengki.
Hengki pun mengungkapkan program soal BPJS gratis dan melahirkan gratis. Ia pun bahkan telah membuat program untuk meningkat ekonomi keluarga dengan memberikan keterampilan usaha untuk para ibu rumah tangga.
“Dulu juga ada program berkah, kalau mau menambah pendapatan keluarga mau memasak, menjahit, kami berikan program pelatihannya dan juga modalnya untuk ibu-ibu,” kata Hengki.
Ia juga mengatakan program lainnya adalah sekolah gratis, insentif guru ngaji dan program seragam gratis untuk siswa, untuk meringankan orang tua dari beban pengeluaran saat tahun ajaran baru. (*)






