Paslon Hengki-Ade Unggul dari Paslon Lainnya, Hasil Survei Ragaplasma Research

Paslon HADE, Calon Bupati dan Calon Bupati KBB, Hengki Kurniawan-Ade Sudrajat. Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Sebuah survei yang diselenggarakan pada Pilkada 2024, tidak hanya ditujukan untuk melihat sejauh mana tingkat elektabilitas para Paslon Kepala Daerah, melain juga untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Itulah yang dilakukan Lembaga penelitian dari Ragaplasma Research, yang melakukan survei berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di enam kabupaten/kota yaitu Kabupaten Cirebon, Purwakarta, Bandung Barat, dan Kota Sukabumi, Bogor, serta Depok.

Direktur Ragaplasma Research Romdin Azhar mengatakan, responden yang terlibat dalam disurvei yang dilakukannya mencapai 400 orang di setiap daerah dengan margin eror berkisar antara 4,47 persen hingga 5 persen.

Dari hasil survei yang digelarnya memperlihatkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat sudah mengetahui tentang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

Romdin mengatakan, survei terkait Pilkada Kabupaten Bandung Barat popularitas Hengki Kurniawan – Ade Sudrajat cukup populer di masyarakat sehingga mereka mendapatkan suara terbanyak dalam survei tersebut.

“Jadi kalau di daerah ini sosok figur itu cukup berpengaruh. Popularitas mereka bisa tinggi karena memang sudah menjadi figur di masyarakat dan banyak yang tahu,” kata Romdin dalam diskusi di Kota Bandung, Jumat (01/11).

Kepercayaan masyarakat pada sosok incumbent juga terlihat dari hasil survei di Kabupaten Bandung Barat. Pasangan Hengky-Ade Sudrajat mencapai presentase mencapai 30,45 persen di mana pesaing terdekatnya adalah pasangan Jeje Ritchie-Asep Ismail yang mendapat 23,8 persen.

Untuk tiga pasangan lain nilainya masih di bawah 20 persen dimana pasangan Didik-Gilang Dirga hanya 15,90 persen, Edi-Unjang (10,78 persen), dan Sundaya-Asep (7,86 persen).

Keberhasilan Paslon HADE (Hengki Kurniawan dan Ade Sudrajat) mendapat tempat di hati masyarakat, tidak terlepas dari seringnya Paslon ini blusukan dan menyapa warga di wilayah perkampungan yang berada di Kabupaten Bandung Barat. Paslon HADE tercatat bersilaturahmi di hampir 165 Desa di 16 Kecamatan,.

Kedatangan Paslon HADE, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Hengki Kurniawan dan Ade Sudrajat selalu disambut dengan antusias masyarakat daerah yang dikunjunginya.

Hengki Kurniawan saat ini popularitas dan elektabilitasnya masih tinggi di mata masyarakat KBB, dikenalnya Hengki Kurniawan karena pernah menjadi wakil bupati dan bupati KBB periode 2018 – 2023 dan dalam Pilkada serentak 2024 ini sebagai pertanahan. Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, Hengki Kurniawan pun, rajin bertemu dengan para tokoh masyarakat dan para kiyai dan alim – ulama

Hengki Kurniawan ketika bersilaturahmi dengan para warga, selain antusiasme yang ditunjukan, mereka pun banyak yang histeris sambil memanggil-manggil nama Hengki.

Histeria ini lah yang memunculkan popularitas dan elektabilitas Hengki Kurniawan di mata masyarakat, masih tinggi. Para ibu-ibu, remaja, milenial dan gen-z pun tidak lupa ingin berfoto bersama Hengki. Warga di Pasirlangu sangat bahagia ketika mereka bisa berfoto dengan idolanya.

Pada kesempatan tersebut kembali Hengki mengungkapkan program yang dibuat melalui serapan aspirasi masyarakat. Utamanya adalah soal ekonomi, dimana Hengki memiliki program permodalan tanpa agunan dan bunga, untuk memberantas bank emok.

Pemberian modal ini diberikan untuk UMKM dengan tanpa agunan dan bunga, dengan cicilan yang tidak memberatkan

Paslon HADE memberikan bantuan sektor UMKM akan memberikan bantuan alat kerja serta perangkat pemasarannya termasuk digitalisasi pemasaran, agar produk UMKM di Bandung Barat bisa dikenal luas. Tentu dengan cara demikian, semoga bisa menemukan market yang tepat dan mendatangkan keuntungan.

Paslon HADE juga mengatakan bahwa programnya terdahulu, Perempuan Berkah, akan kembali dihadirkan, untuk membantu para ibu rumah tangga yang ingin menambah income bagi keluarga.

Ibu-ibu rumah tangga akan diberikan pelatihan menjahit, memasak kue, agar bisa ikut menambah income bagi keluarga. Dengan demikian ibu-ibu juga bisa memberikan kontribusi ekonomi bagi para suaminya.

Ia juga mengatakan pada saat menjadi Bupati dulu, program Jalan Caang dan Jalan Leucir baru sampai di wilayah Utara. Pada waktu ia menjabat nanti. Program itu juga akan ia teruskan di beberapa wilayah yang belum tersentuh program itu. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *