Pasca Mundurnya AA Maulana dari Calon Wakil Bupati Perorangan, Santri Muda Bandung Barat Cabut Dukungan terhadap Pasangan Sundaya-Asep Ilyas

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati KBB perorangan Sundaya- Asep Ilyas yang sudah ditetapkan oleh KPU KBB, Asep Ilyas menggantikan Aa Maulana mengundurkan diri. Foto/Istimewa
Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati KBB perorangan Sundaya- Asep Ilyas yang sudah ditetapkan oleh KPU KBB, Asep Ilyas menggantikan Aa Maulana mengundurkan diri. Foto/Istimewa

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Imbas mundurnya Aa Maulana dari kontestasi Pilkada, terjadi pencabutan dukungan untuk Pasangan Berdaya, meski posisi Aa Maulana sudah diganti Asep Ilyas.

Aa Maulana awalnya berpasangan dengan Sundaya sebagai Calon Bupati Kabupaten Bandung Barat. Akan tetapi dalam proses di KPU Kabupaten Bandung Barat, pencalonan Aa Maulana terganjal aturan dan memutuskan untuk mengundurkan diri.

Santri Muda Bandung Barat, adalah salah satu elemen yang mencabut dukungan untuk Pasangan Berdaya.

Koordinator Santri Muda Bandung Barat, Rizki Maulana Aziz menyatakan, pihaknya tidak pernah menduga Aa Maulana akhirnya mengundurkan diri. Padahal para santri sudah memberikan dukungan penuh atas majunya sesepuh para santri di Pilkada Serentak Tahun 2024.

“Kejadian ini tidak diduga sebelumnya dan dukungan kami yang berikan putus di tengah jalan atas pengunduran diri beliau,” kata Rizki, Minggu (22/09).

Rizki lebih jauh mengatakan, majunya Aa Maulana memberikan semangat pada para santri untuk mendukung penuh atas niat sesepuhnya maju di Pilkada Kabupaten Bandung Barat. Itu lah yang menjadi semangat untuk mengumpulkan kelengkapan berkas atas syarat verifikasi yang dibutuhkan.

“Harapan dari para murid adalah melihat gurunya mampu mengemban amanah untuk menjadi pemimpin di Bandung Barat. Setelah berita pengunduran diri yang kami dengar membuat kami harap-harap cemas, dukungan yang kami berikan seakan menjadi sia-sia,” ungkap Rizki.

Rizki pun mengaku kekecewaan para santri semakin bertambah, setelah mereka tidak dilibatkan dalam pembahasan figur pengganti Aa Maulana yang mendampingi Sundaya.

“Setelah pengunduran diri beliau muncul sosok yang menggantikan kedudukannya sebagai Calon Wakil bupati dengan tanpa ada pembahasan bersama dengan kami dari para pendukung nya,” jelas Rizki.

Atas kondisi yang terjadi tersebut, Rizki menegaskan, sebagai bentuk takzim pada guru yang dihormati, Perkumpulan Santri Muda Bandung Barat keberatan dan akan mencabut dukungan sepenuhnya dari pasangan calon perorangan.

“Kami lepas diri seutuhnya dari mendukung calon perorangan dan mencabut seluruh berkas dukungan kami dari KPU Bandung Barat dan tidak berhak sedikitpun dipergunakan untuk mendukung calon perorangan yang telah diganti karena pergantian calon Wakil Bupati yang dilakukan tidak atas dasar kesepakatan bersama,” tukasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *