BANDUNGSATU.COM – Salah satu pendiri Bandung Barat, Jajang Solihin menduga ada segelintir orang mengaku tokoh masyarakat dan elit politik yang ingin membuat Bandung Barat terpecah belah. Itu sebabnya santer muncul usulan perubahan nama Kabupaten Bandung Barat dan juga ada wilayah yang ingin memisahkan diri serta ingin bergabung dengan Kota Cimahi.
Jajang juga menyayang ulah elit politik dan mengaku tokoh masyarakat tersebut sehingga beberapa wilayah Kabupaten Bandung Barat justru ingin bergabung dengan kota lainnya di sekitar KBB.
”Kami sebagai warga masyarakat mengimbau kepada para elit dan para tokoh yang ada di Bandung Barat, jangan sampai kita terkena euforia segelintir elit yang ingin adanya pergantian nama Kabupaten Bandung Barat, kemudian pencaplokan wilayah Kabupaten Bandung Barat bahkan ingin memisahkan diri dari Kabupaten Bandung Barat,” kata Jajang.
Dengan adanya isu ini, Jajang berharap agar Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail tidak terganggu konsentrasinya. Sebaliknya ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung Bupati dan program-programnya.
”Kita sebaiknya lebih fokus mendukung 6 program pembangunan beliau, yang pertama yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Masyarakat (SDM), penguatan ekonomi lokal, reformasi tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan infrastruktur, perlindungan lingkungan hidup dan penguatan budaya dan harmonisasi sosial,” kata Jajang.
Misi dengan jargon Amanah ‘Gaskeun’! itu menurut Jajang akan berhasil jika semua bisa bersatu padu untuk mendukung jalannya program tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa ketimbang ikut dalam kisruh soal nama, soal pemekaran KBB menjadi wilayah baru, sebaiknya masyarakat beserta tokoh melakukan pengawasan agar aliran dana pembangunan bisa terlihat secara transparan dan tidak mementingkan egosentri.
”Itu barangkali saya imbau kita wujudkan masyarakat Bandung Barat, jangan sampai mengganggu konsentarasi dalam rangka mewujudkan pembangunan di masyarakat di Bandung Barat,” pungkas Jajang. (*)






