Ketua KPU Bandung Barat, Adi saputro melantik anggota Petugas Pemungutan Suara (PPS) yang dilaksanakan di Hotel Mason Pine Kota Baru parahiyangan Padalarang KBB. Foto/Bandungsatu
BANDUNGSATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi melantik ratusan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 165 desa se-Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Pelantikan Petugas Pemungatan Suara (PPS) ini,kita laksanakan sesuai ketentuan, dan para anggota PPS hasil seleksi PPS yang dilakukn KPU Kabupaten Bandung Barat. Bahkan, setelah dilantik mereka harus mulai menjalankan tugas dan kewajibannya,” kata Ketua KPU KBB, Adie Saputro saat ditemui di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (21/2)
Ia menyebut, sesuai kebutuhan masing-masing dari tiap desa ada tiga orang PPS. Artinya, jika jumlah tersebut dikalikan 165 desa, maka ada 495 anggota PPS yang dilantik hari ini.
“Setelah dilantik PPS ini langsung melakukan koordinasi dengan pihak desa dan perangkatnya guna menjalin sinergitas dan kerjasama dalam melakukan pengawalan penyelenggaraan Pemilu 2024,” sebutnya.
Dengan begitu, sambung dia, tentunya bakal terjalin komunikasi yang baik. Sekaligus, bakal memudahkan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.
“Namun, tetap mereka juga harus menjaga integritas, profesionalitas dan kemandirian dalam melaksanakan tugas, karena kalau sudah menjadi penyelenggara harus betul-betul melaksanakan tugas penuh waktu,” ujarnya.
Sebagai penyelenggara para PPS ini tidak ada hari libur lantaran memang di KPU semuanya hari kerja.
“Tentunya tanggal merah pun kalau ada kerjaan harus dikerjakan dengan baik dan paling penting harus melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai ketentuan yang ada,” ujarnya.
Petugas Pemungutan Suara harus bisa melaksanakan setiap kebijakan baik dari KPU Provinsi Jawa Barat maupun KPU KBB yang berada tingkat daerah.
“Dengan ada arahan tersebut, kami harap penyelenggara di tingkat desa ini betul-betul bisa melakukan pekerjaan dengan baik,” ujarnya.






