BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Foto Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif berkalung syal Palestina beredar luas di dunia maya. Foto tersebut ramai dibagikan secara berantai melalui pesan singkat di aplikasi Whatsapp.
Dalam foto yang beredar tampak Arsan Latif berapakaian putih hitam dilengkapi topi sedang meninjau sebuah bangunan, yang diketahui sebagai miniatur Ka’bah di dekat Masjid As-Sidiq, di Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Bandung Barat.
Ia didampingi oleh seseorang yang berbaju koko dan berkopiah. Yang menarik baik Pj Bupati Bandung Barat maupun yang mendampinginya, keduanya mengenakan syal yang identik dengan corak bendera Palestina, berwarna hitam, hijau dan merah.
Beredarnya foto tersebut ditanggapi Ketua KNPI Bandung Barat, Iip Syaripudin. Ia mengatakan bahwa apa yang dikenakan pejabat itu adalah sebuah simbol dari sikap. Ia bahkan mengatakan tidak sekedar tulisan atau perkataan, apa yang dikenakan pejabat itu, sudah merupakan suatu kebijakan
“Yang menarik adalah bahwa syal Palestina itu digunakan oleh seorang Pejabat Bupati. Adagium lama berlatar selorohan sering kita dengar bahwa seorang bupati, jangankan tandatangan, tulisan dan perkataan hingga batuknya pun akan jadi kebijakan,” kata Iip, Sabtu (11/11).
“Sampai di sini saya berhusnudzon bahwa Pj Bupati Bandung Barat sedang menampilkan keberpihakannya terhadap Palestina,” imbuh Iip.
Iip sendiri menerjemahkan bahwa apa yang dikenakan Pj Bupati Bandung Barat tersebut, setidaknya sebuah bentuk dorongan moril dari jauh. Sehingga meski tidak mengubah keadaan, tapi bisa menunjukan prinsip dukungan atas apa yang terjadi di Palestina.
“Kami bersuara di Indonesia, menggunakan simbol-simbol dan berdonasi sementara jaraknya sangat jauh dengan Palestina. Mungkin ini semua tidak akan merubah keadaan di sana. Namun ketika kelak Allah memanggil kami dan mempertanyakan kami ada dipihak mana? Maka kiranya simbol itu menjadi jawaban bahwa kami ada dipihak Islam dan kemanusiaan,” papar Iip.
“Mungkin itu pula yang sedang ditampilkan oleh Pj Bupati, dan tentunya kita berharap penggunaan syal ini jangan sampai hanya terbawa latah karena suasana yang ada tanpa ada makna dibaliknya,” tukas Iip.
Bentuk dukungan itu, kata Iip tidak hanya terlihat dari apa yang dikenakan Arsan Latief. Lebih jauh dari itu, Arsan mengejawantahkan melalui pembuatan miniatur Ka’bah di areal Perkantoran Pemda Bandung Barat.
“Di Palestina Allah bangunkan Kiblat yang pertama umat Islam yaitu Aqsa kemudian berganti di zaman Nabi ke arah Mekah dengan menghadap Ka’bah,” pungkas Iip. (*)






