Jayagiri Punya Tempat Camping Baru, di Hutan Tengah Kota Lembang

Jayagiri Green Forest, Tempat Camping, hutan ditengah Kota Lembang yang akan menjadi alternatif bagi wisatawan lokal maupun wisatawan luar kota. Foto/BANDUNGSATU.COM

 

BANDUNG BARAT, BANDUNGSATU.COM – Jayagiri sudah dikenal sejak tahun 70-an sebagai Wahana penempaan para pecinta alam di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya.

Era taun 70, 80,90an jaya giri juga dikenal sebagai wana wisata yang kerap dijadikan tempat camping atau sekedar treking menuju  Gunung Tangkuban Parahu.

Saking terkenalnya wana wisata ini, Musisi Bandung Iwan Abdurahman, yang juga pecinta alam, menciptakan lagu Melati Dari Jayagiri yang pada era 70-an sempat ngehits, dibawakan Kelompok music asal Bandung, Bimbo.

Era tahun 2000-an seiring dengan modernitas dan gaya hidup anak muda masa kini, aktifitas camping di Jayagiri perlahan mulai meredup.

Trend kehidupan anak muda yang penuh dengan kemudahan di jaman digital ini, sebenarnya tengah mengalami kejenuhan. Menangkap gelagat itu, Jayagiri Green Forest berdiri di Wana Wisata Jayagiri sebagai camping ground yang mengusung keindahan alam Jayagiri.

Seperti dituturkan Dede Kholid S.Pd, M.Si,Direktur Utama PT Jayagiri Mandiri Putra, perusahaan pengelola Jayagiri Green Forest, kehadiran camping ground tersebut untuk mewadahi aktifitas anak muda yang punya kepedulian lingkungan, selain berupaya mengembalikan fungsi Jayagiri sebagai sarana aktifitas para pecinta alam.

“kami ingin mengembalikan kejayaan Jayagiri seperti dulu. Dengan banyaknya anak muda yang menyintai alam, semoga hutan Jayagiri bisa lestari. Ya kalau bukan partisipasi anak muda, Siapa lagi,” kata pria yang akrab disapa Pa Guru ini.

Ia mengatakan Jayagiri Green Forest benar benar kembali ke alam, sehingga tidak akan membangun bangunan yang permanen, kecuali mushola.

“Tempatnya ditata sealami mungkin, bahkan kantor kami di sini juga akan dibangun dengan material kayu. Bukti alaminya tempat camping kami, di sini camping groundnya dibiarkan mengikuti tanah. Ada yang rata, ada yang ‘bersengked’. Sehingga terasa benar-benar menginap di hutan di Pegunungan,” jelas Dede.

Ia juga mengatakan, saat ini camping ground Jayagiri Green Forest tengah dalam pengembangan. Ia menyebut kemungkinan pertengahan Juni baru bisa launching. Namun demikian, Pramuka se-kecamatan Lembang sudah berencana mengadakan peringatan Hari Pramuka dengan berkemah di tempat tersebut 15 sampai 16 Agustus mendatang.

Green Forest Jayagiri sendiri tempatnya sangat strategis. Dari gerbang utama Wana Wisata Jayagiri hanya sekira 200 meter saja. Lokasinya persis berada di Seberang warung terakhir setelah masuk ke gerbang utama.

Tempatnya sangat rindang. Selain terdapat tumbuhan pinus, ada pula ekaliptus dan tanaman keras lainnya yang membuat beberapa selter perkemahan sangat teduh.

Di tempat ini air sangat melimpah dan pengelola Jayagiri Green Forest menyediakan pula mushola yang representative, agar mereka yang tengah berkemah bisa beribadah pula dengan nyaman. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *