BANDUNGSATU.COM – Sejumlah ruas jalan di alun-alun Kota Cimahi dipasang Bollard atau tiang pembatas. Hal itu menyusul kerap melintasnya kendaraan bermotor di ruas jalan dengan material hotmix di lokasi tersebut. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan bahwa, kawasan alun-alun Kota Cimahi akan dikhususkan bagi pejalan kaki atau pedestrian.
“Ini kita lakukan penataan, sehingga kawasan alun-alun ini tertata rapi, indah, yang mau kongkow kongkow silakan,” kata Ngatiyana usai memasang Bollard di Jalan Alun-alun Timur, Senin (02/06/).
Ngatiyana mengungkapkan, pemasangan Bollard juga seiring dengan penataran kantung parkir. Nantinya, parkir yang dipusatkan ke kantung parkir Ramayana dan basement Alun-alun Kota Cimahi.
“Basement akan kita fungsi kan untuk parkir, jadi tidak semrawut parkirnya di sembarangan tempat, kita atur,” ujarnya.
Untuk Pedagang Kaki Lima (PKL), Pemkot akan pusatkan di Jalan Dra. Hj. Djulaeha Karmita. Nantinya lokasi tersebut akan dipusatkan sebagai kawasan kuliner Alun-alun Kota Cimahi.
“PKL di sebelah barat DPRD yang menuju ke pasar atas. Itu kawasan kuliner yang tidak permanen. Kalau sudah selesai, gerobak bawa pulang lagi,” tandasnya. (*)






