Ironis Pemda KBB Surplus Anggaran 62 Milyar Tahun 2024, Tetapi Jalan Banyak yang Rusak

Warga tiga RW dan aparat di Desa Cibodas Kecamatan Lembang KBB, memperbaiki jalan Cibodas yang menghubungkan jalan Desa Suntenjaya yang rusak, Sabtu (11/01). Foto/Istimewa

BANDUNGSATU.COM – Warga dan Pemerintah Pemerintah Desa Cibodas berinisiatif menambal jalan karena berlubang cukup dalam, sehingga menimbulkan banyaknya kecelakaan.

Warga tiga kampung yang berada di Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, seperti Kampung Cisitu RW 11, Kampung Cijerokaso RW 6 dan Kampung Cigalukguk RW1 berkerjabakti memperbaiki Jalan Kabupaten yang dibiarkan rusak dan tidak mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Daerah Bandung Barat.

“Warga berinisiatif karena Jalan Cibodas tersebut adalah akses yang vital bagi lalu lintas perekonomian dari beberapa desa di wilayah Lembang,” ujar tokoh pemuda Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Dodi Darmawan.

“Inisiatif warga memperbaiki jalan tersebut untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas,” imbuh Dodi.

Dodi juga mengatakan bahwa Jalan Cibodas itu menjadi lalu lalang para wisatawan, karena ada objek wisata di daerah tersebut dan warga yang akan ke ladang dan ke kebun, karena kawasan Cibodas dan sekitar merupakan penghasil sayur mayur.

“Oleh para warga yang tiap hari memakai tersebut sangat mengharapkan jalan Cibodas diperbaiki karena rawan kecelakaan lalu lintas. Selain berlobang jalannya. Bila hujan turun lobang tersebut terisi air, dan warga yang memakai kendaraan roda dua banyak yang jatuh, karena tersandung lobang yang terisi air,” jelas Dodi.

Ironis dengan pernyataan kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bandung Barat, Heru Budi Purnomo, bahwa Pemda KBB diakhir tahun 2024 mendapatkan Surplus sekitar Rp.62 milyar. Tetapi, jalan-jalan untuk penggerak ekonomi masyarakat banyak yang rusak, sehingga terkesan ada pembiaran.

“Seharusnya kalau betul ada surplus Pemda Bandung Barat, anggaran tersebut bisa diluncurkan dananya untuk perbaikan infrastruktur jalan yang banyak yang rusak yang sering dikeluhkan oleh masyarakat KBB,” kata Dodi

Dodi sendiri heran dengan ironi tersebut. Padahal wilayah Lembang adalah penyumbang Pendapatan Asli Daerah terbesar di KBB dari sektor wisata. Tetapi banyak jalan-jalan, terutama jalan penghubung untuk ke ibu kota kecamatan, yang rusak

Karena sudah banyak korban imbas jalan yang rusak, tanpa menunggu perbaikan dari Pemda KBB, aparat Desa Cibodas dan warga turun langsung memperbaikinya, Sabtu (11/01). berlubang cukup dalam, sehingga menimbulkan banyaknya kecelakaan.

Warga tiga kampung yang berada di Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, seperti Kampung Cisitu RW 11, Kampung Cijerokaso RW 6 dan Kampung Cigalukguk RW1 berkerjabakti memperbaiki Jalan Kabupaten yang dibiarkan rusak dan tidak mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Daerah Bandung Barat.

“Warga berinisiatif karena Jalan Cibodas tersebut adalah akses yang vital bagi lalu lintas perekonomian dari beberapa desa di wilayah Lembang,” ujar tokoh pemuda Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Dodi Darmawan.

“Inisiatif warga memperbaiki jalan tersebut untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas,” imbuh Dodi.

Dodi juga mengatakan bahwa Jalan Cibodas itu menjadi lalu lalang para wisatawan, karena ada objek wisata di daerah tersebut dan warga yang akan ke ladang dan ke kebun, karena kawasan Cibodas dan sekitar merupakan penghasil sayur mayur.

“Oleh para warga yang tiap hari memakai tersebut sangat mengharapkan jalan Cibodas diperbaiki karena rawan kecelakaan lalu lintas. Selain berlobang jalannya. Bila hujan turun lobang tersebut terisi air, dan warga yang memakai kendaraan roda dua banyak yang jatuh, karena tersandung lobang yang terisi air,” jelas Dodi.

Ironis dengan pernyataan kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Heru Budi Purnomo, bahwa Pemda KBB diakhir tahun 2024 mendapatkan Surplus sekitar Rp.62 milyar. Tetapi, jalan-jalan untuk penggerak ekonomi masyarakat banyak yang rusak, sehingga terkesan ada pembiaran.

“Seharusnya kalau betul ada surplus Pemda Bandung Barat, anggaran tersebut bisa diluncurkan dananya untuk perbaikan infrastruktur jalan yang banyak yang rusak yang sering dikeluhkan oleh masyarakat KBB,” kata Dodi

Dodi sendiri heran dengan ironi tersebut. Padahal wilayah Lembang adalah penyumbang Pendapatan Asli Daerah terbesar di KBB dari sektor wisata. Tetapi banyak jalan-jalan, terutama jalan penghubung untuk ke ibu kota kecamatan, yang rusak

Karena sudah banyak korban imbas jalan yang rusak, tanpa menunggu perbaikan dari Pemda KBB, aparat Desa Cibodas dan warga turun langsung memperbaikinya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *